Pengaspalan Jalan Haji Koon oleh Pasukan Kuning Bina Marga (Tiyo Surya Sakti/Berita Jakarta)
JAKARTA - Pernahkah kamu merasa was-was saat melintasi jalanan berlubang atau rusak di sekitar tempat tinggalmu?
Ancaman kecelakaan lalu lintas hingga risiko kerusakan komponen kendaraan tentu menjadi ketakutan tersendiri bagi siapa saja yang berkendara setiap hari.
Namun, bagi warga yang bermukim di kawasan Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, kecemasan tersebut kini bisa sedikit mereda.
Pasukan Kuning yang tergabung dalam Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Cilandak baru saja menuntaskan proyek perbaikan dan pengaspalan di Jalan Haji Koon, tepatnya di lingkungan RT 04/05, pada Jumat (10/4/2026).
Langkah sigap ini tidak hanya mengembalikan kenyamanan akses transportasi darat, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana usulan dan aspirasi warga lokal langsung direspons dan dieksekusi secara nyata oleh pemerintah daerah.
Infrastruktur jalan yang memadai adalah urat nadi mobilitas warga Jakarta, khususnya di area padat penduduk seperti Jakarta Selatan.
Koordinator Lapangan Satpel Bina Marga Kecamatan Cilandak, Henri Roy, menegaskan bahwa proyek pengaspalan di Jalan Haji Koon ini bukanlah perbaikan yang dilakukan tanpa perencanaan matang.
Ia menjelaskan bahwa pengerjaan ini merupakan bentuk realisasi langsung dari aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026.
"Selain karena kondisi jalan yang memang perlu diperbaiki, pengerjaan ini juga sebagai bentuk respons cepat terhadap usulan masyarakat," ujar Henri.
Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif warga dalam forum tingkat kelurahan maupun kecamatan memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap perubahan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.
Ketika masyarakat proaktif melaporkan kondisi infrastruktur, pemerintah pun dapat memetakan skala prioritas pembangunan dengan jauh lebih terarah dan efisien.
Satu hal yang menarik dari perbaikan Jalan Haji Koon ini adalah kecepatan proses pengerjaannya.
Kamu mungkin sering melihat proyek jalan yang memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu, menyebabkan kemacetan dan debu yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta