JAKARTA - Isu kualitas udara di Jakarta selalu menjadi topik hangat yang mewarnai lini masa media sosial sepanjang tahun.
Kesadaran akan pentingnya langit biru dan udara bersih kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya generasi muda.
Kabar baik datang dari wilayah pesisir ibu kota, di mana Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara mencatatkan rekor positif dalam upaya pengendalian polusi udara sepanjang tahun 2025.
Melalui program jemput bola yang agresif, Sudin LH Jakarta Utara berhasil melaksanakan uji emisi gratis terhadap total 1.788 kendaraan bermotor.
Angka tersebut menjadi bukti adanya lonjakan partisipasi masyarakat jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2024 yang hanya menyentuh angka sekitar 1.500 kendaraan.
Peningkatan signifikan ini menjadi sinyal positif bahwa warga Jakarta Utara semakin peduli terhadap jejak karbon yang dihasilkan oleh kendaraan pribadi mereka.
Baca juga: Sudin LH Jakbar Siagakan 350 Personel Jaga Kebersihan Malam Tahun Baru
Keberhasilan melampaui target yang awalnya dipatok sebanyak 1.700 kendaraan ini tidak lepas dari strategi "blusukan" yang diterapkan oleh pihak Sudin LH.
Kepala Sudin LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya menunggu warga datang ke bengkel resmi.
Sepanjang tahun 2025, timnya rutin berkeliling ke enam kecamatan dengan menyasar lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga.
Layanan uji emisi gratis ini dihadirkan langsung di berbagai titik strategis, mulai dari area perkantoran pemerintah, kawasan industri yang padat, hingga masuk ke lingkungan permukiman warga di tingkat Rukun Warga (RW).
Pendekatan ini terbukti efektif untuk menjaring partisipasi masyarakat yang mungkin sebelumnya terkendala waktu atau akses untuk melakukan pengecekan emisi kendaraan mereka.
Edy menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah kota dalam memperbaiki kualitas udara demi mendukung pola hidup sehat yang didambakan warga Jakarta Utara.
Dalam keterangannya pada Senin (5/1/2026), Edy Mulyanto menekankan poin penting mengenai mindset atau pola pikir pemilik kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta