Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 20 AGUSTUS 2025 • 13:02 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Dipicu Kebijakan S&P dan Sentimen The Fed

Nilai Tukar Rupiah Melemah Dipicu Kebijakan S&P dan Sentimen The FedIlustrasi - Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing. (Muhammad Adimaja)

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah pada Rabu pagi, seiring sejumlah sentimen global yang memengaruhi pasar.

Salah satu faktor utama adalah keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) yang mempertahankan peringkat kredit Amerika Serikat di level AA+.

Analis pasar dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut langkah S&P tersebut memperkuat posisi dolar AS.

 “Keputusan itu memberi angin segar bagi dolar, karena dinilai mencerminkan ketahanan ekonomi AS meskipun ada tekanan dari kebijakan fiskal seperti pemotongan pajak,” ujar Lukman.

S&P menilai pendapatan dari tarif impor sejauh ini mampu menyeimbangkan tekanan fiskal. Data yang dihimpun Anadolu mencatat, sejak Presiden Donald Trump menjabat kembali pada Januari 2025, penerimaan tarif AS meningkat drastis dari 7,3 miliar dolar AS di Januari menjadi 27,7 miliar dolar AS pada Juli.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati pernyataan hawkish dari Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dijadwalkan menyampaikan pidato dalam waktu dekat.

Investor menunggu sinyal apakah Powell akan mengubah sikap terkait inflasi yang terdorong oleh tarif dan tekanan politik dari Presiden Trump.

Dari dalam negeri, pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di angka 5,25 persen pada Rapat Dewan Gubernur mendatang.

Dengan mempertimbangkan faktor global dan domestik, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.150 hingga Rp16.300 per dolar AS dalam waktu dekat.

Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, rupiah tercatat melemah 57 poin (0,35 persen) ke level Rp16.302 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.245.

Baca juga: PN Jakarta Selatan Gelar Sidang Peninjauan Kembali Kasus Silfester Matutina

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERBARU

Nilai Tukar Rupiah Melemah Dipicu Kebijakan S&P dan Sentimen The Fed

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!