Gubernur Pramono Anung Targetkan Jakarta Tembus Top 60 Kota Global 2026 Lewat Inovasi Transport
JAKARTA - Pernah kebayang nggak sih, Jakarta bisa bersanding sejajar dengan kota-kota keren dunia seperti Tokyo atau London?
Impian tersebut kini bukan sekadar wishlist kosong. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara blak-blakan menegaskan komitmennya untuk membawa ibu kota menembus jajaran 60 besar kota global pada tahun ini.
Visi ambisius ini disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam ajang bergengsi Indonesia Summit (IS) 2026 di Gedung Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6/2026).
Lantas, apa saja masterplan yang disiapkan Pemprov DKI untuk mewujudkan target tersebut?
Buat kamu yang belum tahu, posisi Jakarta di kancah internasional saat ini sedang menunjukkan tren yang super positif.
Baca juga: KSP Tinjau Progres MRT Fase 2A: Stasiun Monas Siap Operasi Penuh Pada Akhir Tahun 2027!
Pramono mengungkapkan bahwa indeks kota global Jakarta sudah mengalami kenaikan dari peringkat 74 menjadi 71. Namun, pencapaian itu belum membuatnya puas.
"Dan target saya, di tahun ini mudah-mudahan kita sudah di angka 60. 60 lebih lah, tapi di angka 60. Apakah bisa? Saya yakin bisa, kalau kemudian apa yang sekarang ini kita rencanakan, kita bangun, bisa terwujudkan," ujar Pramono, dikutip Berita Jakarta.
Baginya, semua langkah ini adalah dedikasi nyata untuk "membangun Jakarta menjadi lebih baik."
Senjata utama Pemprov DKI untuk mencapai target tersebut ada pada perombakan sektor transportasi umum.
Kini, layanan Transjakarta semakin meluas hingga ke kawasan penyangga melalui jaringan Transjabodetabek.
Faktanya, konektivitas sistem transportasi di Jakarta saat ini sudah menyentuh angka 93 persen!
Dampaknya pun sangat terasa, persentase warga yang beralih menggunakan transportasi umum melonjak drastis dari 22 persen menjadi hampir 30 persen.
Kerennya lagi, infrastruktur publik Jakarta saat ini sukses menduduki peringkat dua di tingkat ASEAN.
Menurut Pramono, lompatan besar ini nggak lepas dari sentuhan teknologi kekinian, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
"Pemanfaatan teknologi, artificial intelligence, kita mem-planning dengan konsep dan perencanaan yang matang, itulah yang menyebabkan kemudian ada perubahan," jelasnya.
Selain sibuk berinovasi, Pramono juga nggak lupa untuk membereskan berbagai "PR" peninggalan gubernur-gubernur sebelumnya.
Salah satu gebrakan nyatanya adalah pembongkaran tiang monorel yang sempat mangkrak bertahun-tahun di Jalan Rasuna Said.
Kawasan yang kini sudah kembali rapi tersebut rencananya akan diresmikan pada 21 Juni 2026 mendatang.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung Lobi PM Singapura, Kebut Investasi Raksasa Fase 3 dan 4 MRT Buat Warga!
Kabar baik juga datang buat kamu yang sering nonton konser atau pertandingan di Jakarta International Stadium (JIS).
Pemprov DKI telah merampungkan pembangunan jembatan penghubung sepanjang 300 meter dari JIS langsung menuju kawasan Ancol.
Lewat jembatan ini, pengunjung JIS kini bisa dengan santai memarkirkan kendaraannya di Ancol.
Makin lengkap lagi, stasiun KRL yang berada tepat di bawah jembatan Ancol-JIS ini siap diresmikan pada 22 Juni nanti!
Target jangka panjang Pemprov DKI sebenarnya lebih gila lagi, yaitu menyasar posisi 20 besar kota global lewat visi Jakarta Rise #20.
Demi kelancaran lalu lintas, Intelligent Traffic Control System (ITCS) kini diandalkan untuk mengatur ritme transportasi jalanan ibu kota.
Keamanan juga makin berlapis berkat integrasi sistem CCTV Pemprov DKI dengan kepolisian dari Polda Metro Jaya.
Di sektor layanan publik, kemudahan digital terus digenjot buat anak muda, mulai dari optimalisasi aplikasi JAKI, platform Jakarta Satu, hingga digitalisasi transaksi di berbagai pasar di bawah naungan Pemprov DKI.
Satu poin yang paling menarik, sebagian besar proyek fasilitas publik saat ini ternyata dieksekusi tanpa menggunakan dana APBD, lho!
Menurut Pramono, langkah ini adalah strategi cerdas untuk meraih kepercayaan publik.
"Maka itulah cara saya dan teman-teman balai kota untuk membangun trust, kepercayaan. Sehingga dengan kepercayaan itulah kita bisa melakukan memperbaiki membangun Jakarta menjadi lebih baik," tandasnya.
Dengan pergerakan yang serba cepat dan inovatif ini, optimis nggak nih Jakarta bakal makin glowing di mata dunia tahun ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta