Rabu, 20 MEI 2026 • 17:35 WIB

Pramono Anung Tegas Larang Jualan Hewan Kurban di Trotoar dan Area Taman Kota Jakarta

Author

Lapak Kurban di Jakarta (Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Idul Adha semakin dekat, biasanya pemandangan lapak penjual hewan kurban mulai bermunculan di berbagai sudut kota.

Tapi, pernah nggak sih kamu merasa sangat terganggu saat harus turun ke jalan raya gara-gara trotoar atau jalur pejalan kaki dipenuhi oleh deretan kambing dan sapi?

Nah, kabar baik buat seluruh warga ibukota, karena Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru saja mengeluarkan instruksi tegas terkait tata tertib menjelang hari raya ini.

Mulai sekarang, tidak ada lagi cerita trotoar, taman, atau ruang terbuka hijau (RTH) yang boleh dialihfungsikan menjadi pasar kurban dadakan.

Keputusan berani ini diambil dengan tujuan utama agar kenyamanan aktivitas publik masyarakat tetap terjaga dan tidak terganggu sama sekali.

Baca juga: Pramono Anung Lantik 891 Pejabat DKI Jakarta, Pastikan Tak Ada Lagi Posisi Plt

Penegasan mengenai larangan ini disampaikan langsung oleh Pramono Anung saat berada di Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

Beliau secara spesifik menyoroti dan melarang keras para pedagang hewan kurban untuk menggelar lapak dagangan mereka di fasilitas-fasilitas umum.

Menurut pandangannya, pemandangan hewan ternak yang berjejal di fasilitas publik bukan cuma merusak estetika dan kebersihan kota, tetapi jelas merampas hak pejalan kaki serta kenyamanan masyarakat luas.

"Di Jakarta saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman," jelas Pramono.

Gubernur DKI Jakarta ini sama sekali tidak mau kompromi soal ketertiban. Instruksi terkait larangan tersebut kini telah diterbitkan secara resmi dan disosialisasikan secara masif kepada seluruh jajarannya.

Artinya, dalam waktu dekat para petugas akan secara rutin turun melakukan patroli dan pengawasan ketat di lapangan.

Bagi para pedagang yang masih bandel dan nekat memanfaatkan area publik untuk aktivitas jual beli hewan, petugas siap memberikan tindakan.

"Yang seperti itu segera diberikan peringatan untuk tidak boleh berjualan," tegasnya.

Tentu saja, penertiban lapak dagangan sembarangan ini bukan berarti Jakarta bakal kekurangan stok pasokan sapi atau kambing.

Kamu sama sekali tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan hewan kurban. Selain mengurus soal tata kota dan ketertiban umum, Pramono juga telah memastikan stabilitas harga hewan kurban di pasaran resmi.

Kabar gembiranya, harga jual hewan kurban di Jakarta pada musim ini masih sangat terkendali.

"Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban yang ada di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil. Jumlah hewan kurban, apakah itu sapi, apakah itu kambing dan sebagainya, sekarang ini tersedia sepenuhnya di Jakarta," ujarnya.

Stabilitas yang terjaga ini tentunya membuat warga yang sudah niat berkurban jadi merasa lebih tenang, tanpa harus pusing memikirkan lonjakan harga fantastis yang biasanya terjadi tiap mendekati momen hari raya.

Baca juga: Gubernur Pramono Anung Resmi Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Jakarta Pimpin Iklim Global!

Menariknya lagi, ketersediaan dan melimpahnya stok hewan kurban di Jakarta membuat beberapa daerah lain justru mengambil pasokan langsung dari ibukota.

Data dan tren positif ini tentu tidak lepas dari peran penting serta kerja keras Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang fokus di bidang ketahanan pangan.

Pramono Anung memberikan apresiasi dan pujian khusus kepada Perumda Dharma Jaya yang telah bekerja dengan sangat maksimal mempersiapkan segalanya.

"BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik," tandas Pramono.

Lewat manajemen pasokan yang rapi dan terukur, kebutuhan ritual keagamaan warga Jakarta dapat terpenuhi dengan sangat baik, tanpa harus mengorbankan kenyamanan serta keindahan tata ruang kota.

Jadi, buat kamu yang berencana membeli hewan kurban tahun ini, pastikan untuk membelinya di lokasi-lokasi resmi yang sudah ditentukan, ya!

Selain mendapatkan hewan yang lebih terjamin kesehatannya, kamu juga ikut membantu menjaga kebersihan dan fungsi fasilitas publik di Jakarta tercinta kita.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU