Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 20 MEI 2026 • 17:04 WIB

Flyover Latumenten Mulai Pasang Girder, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya Biar Nggak Kena Macet!

Flyover Latumenten Mulai Pasang Girder, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya Biar Nggak Kena Macet!Pengalihan Jalan Imbas dari Proyek Flyover Latumenten (Berita Jakarta)

JAKARTA - Bagi kamu yang sering melintasi kawasan Jakarta Barat, bersiaplah mencari jalur alternatif pekan ini.

Kemacetan di sekitar perlintasan sebidang kereta api memang kerap menjadi keluhan utama warga ibu kota yang menghambat produktivitas. 

Namun, ada kabar baik! Proyek pembangunan Flyover Latumenten yang dinanti-nanti kini telah memasuki tahap krusial, yaitu girder erection atau proses pengangkatan dan pemasangan balok beton pracetak sebagai struktur utama jalan layang.

Dengan dimulainya fase penting ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara untuk memastikan keamanan pekerja dan kelancaran mobilitas warga di sekitar lokasi proyek.

Pekerjaan pemasangan balok raksasa ini tentu tidak dilakukan sembarangan, melainkan dibagi ke dalam dua tahap utama pada malam hari agar tidak terlalu mengganggu aktivitas harian warga.

Baca juga: Pembangunan Flyover Latumenten Dimulai Agustus 2025, Siap Atasi Macet Kereta Api

Tahap pertama difokuskan pada sisi barat Jalan Prof. Dr. Latumenten yang telah dimulai sejak 18 Mei dan akan terus berlangsung hingga 26 Mei 2026 mendatang.

Selanjutnya, pengerjaan akan bergeser ke sisi timur di Jalan Dr. Makaliwe Raya yang dijadwalkan pada 29 Mei sampai 5 Juni 2026.

Kedua tahap pengerjaan ini dilakukan secara intensif mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

Hingga pertengahan Mei 2026, progres proyek strategis ini tercatat sudah mencapai 41,28 persen.

Jalan layang ini didesain cukup megah dengan panjang sisi barat mencapai 435 meter dan sisi timur sepanjang 426 meter, serta memiliki lebar keseluruhan 11 meter. Dimensi ini dirancang secara khusus untuk menampung volume kendaraan yang tinggi di kawasan tersebut.

Pembangunan Flyover Latumenten bukan sekadar proyek infrastruktur jalan biasa. Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menegaskan bahwa Pemprov DKI memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai standar keselamatan operasional tinggi dan mematuhi target waktu yang telah ditetapkan.

Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk menghilangkan risiko kecelakaan yang selama ini sering terjadi di pelintasan kereta api sebidang.

Dengan memisahkan arus kendaraan bermotor dan jalur kereta, waktu tempuh masyarakat secara otomatis akan jauh lebih singkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Flyover Latumenten Mulai Pasang Girder, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya Biar Nggak Kena Macet!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!