Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 24 APRIL 2026 • 07:00 WIB

Harga Gas Non-Subsidi Naik, Pemkot Jakarta Timur Pastikan Stok Elpiji 12 Kg dan 5,5 Kg Tetap Terjaga!

Harga Gas Non-Subsidi Naik, Pemkot Jakarta Timur Pastikan Stok Elpiji 12 Kg dan 5,5 Kg Tetap Terjaga!Puluhan Gas Elpiji di Jakarta Timur (Andri Widiyanto/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa panik ketika mendengar kabar harga kebutuhan pokok tiba-tiba meroket?

Bagi warga ibu kota, khususnya para pelaku usaha kuliner dan ibu rumah tangga, stabilitas harga serta ketersediaan pasokan gas elpiji adalah urusan yang sangat krusial. 

Pada tanggal 18 April 2026 lalu, pemerintah secara resmi memberlakukan kebijakan penyesuaian harga untuk Liquefied Petroleum Gas (LPG) kategori non-subsidi.

Kabar ini tentu sempat membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir akan terjadinya kelangkaan barang di pasaran.

Namun, bagi kamu yang berdomisili di wilayah Jakarta Timur, kini bisa bernapas lebih lega.

Baca juga: Bina UMKM Pisangan Baru Jakarta Timur Tembus Pasar Global, Tim UNJ dan LPDP Sukses Gelar Pendampingan Bisnis

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melalui dinas terkait telah memastikan bahwa pasokan gas elpiji non-subsidi di wilayahnya tetap aman, terkendali, dan siap memenuhi kebutuhan warganya.

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur, Andi Ahmad Refi, memberikan pernyataan resminya terkait situasi terkini di lapangan.

Pada Kamis (23/4/2026), Andi dengan tegas menyatakan bahwa stok elpiji non-subsidi, khususnya untuk tabung varian 5,5 kilogram dan 12 kilogram, masih sangat mencukupi untuk memenuhi permintaan harian masyarakat.

"Sejauh ini, stok elpiji non-subsidi terpantau sangat aman dan tersedia dengan mudah di pasaran," ungkap Andi Ahmad Refi.

Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai kekhawatiran dan isu kelangkaan yang kerap kali merebak pasca pengumuman kenaikan harga komoditas energi.

Sebagai konsumen yang cerdas, kamu tentu wajib mengetahui rincian penyesuaian harga terbaru ini agar bisa mengatur ulang anggaran pengeluaran bulanan dengan lebih presisi.

Berdasarkan pemaparan dari pihak berwenang, harga untuk tabung gas elpiji non-subsidi ukuran 12 kilogram mengalami kenaikan sebesar Rp 36.000, atau melonjak sekitar 18,75 persen.

Harga yang sebelumnya dipatok pada angka Rp 192.000 per tabung, kini telah resmi disesuaikan menjadi Rp 228.000 per tabung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Harga Gas Non-Subsidi Naik, Pemkot Jakarta Timur Pastikan Stok Elpiji 12 Kg dan 5,5 Kg Tetap Terjaga!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!