Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Jakarta Selatan Cup V (Tiyo Surya Sakti/Berita Jakarta)
JAKARTA - Pernah kebayang nggak sih ngeliat ribuan pendekar muda kumpul di satu arena buat adu mekanik dan unjuk jurus terbaik mereka?
Kalau kamu kebetulan lewat kawasan Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jalan Raya Ragunan, Kelurahan Jati Padang pada Senin (29/6/2026), kamu pasti bakal ngerasain vibe kompetisi yang super intens!
Yup, sebanyak 1.592 pesilat dari berbagai penjuru lagi habis-habisan bertarung di Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Jakarta Selatan Cup V.
Acara bergengsi ini bukan turnamen biasa, lho. Ajang ini adalah pembuktian jati diri sekaligus batu loncatan penting buat para atlet lokal merintis jalan menuju panggung nasional.
Terutama, buat mereka yang ngincer tiket emas menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 Kupang-Mataram mendatang. Seru banget, kan?
Baca juga: Cegah Banjir Jakarta, Sudin LH Jakarta Selatan Ajak Siswa SMPN 124 Pilah Sampah Demi Adiwiyata 2027
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, yang turut hadir memberikan semangat, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini punya visi yang jauh ke depan.
Menurutnya, acara ini merupakan wadah yang pas banget buat menumbuhkan semangat generasi muda dalam menjaga identitas bangsa melalui pelestarian budaya pencak silat.
Di era modern yang serba digital ini, melihat ribuan anak muda masih passionate sama seni bela diri tradisional jelas jadi pemandangan yang bikin merinding bangga.
"Kami ingin melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet andalan yang mampu mengharumkan nama Jakarta Selatan di tingkat nasional maupun internasional," ujar Ali Murthadho, dikutip Berita Jakarta.
Harapan besar ini tentunya jadi motivasi ekstra buat para peserta yang bertanding agar bisa tampil maksimal.
Satu hal yang bikin tensi pertandingan makin tinggi adalah fakta bahwa ajang ini merupakan bagian dari proses seleksi atlet secara berjenjang.
Artinya, perjuangan mereka nggak berhenti setelah dapet medali di tingkat kota. Para atlet terbaik nantinya diproyeksikan untuk mewakili Provinsi DKI Jakarta pada ajang olahraga paling bergengsi di Indonesia, yaitu PON 2028.
Tapi, di balik ambisi besar itu, Ali juga ngingetin soal pentingnya attitude di lapangan. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar terus menjunjung tinggi sportivitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta