Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 JUNI 2026 • 17:07 WIB

Mengenal Si Mirah dari Marunda: Kisah Jagoan Betawi Berjuluk “The Lioness of Marunda” Penakluk Hati Para Perampok!

Mengenal Si Mirah dari Marunda: Kisah Jagoan Betawi Berjuluk “The Lioness of Marunda” Penakluk Hati Para Perampok!Ilustrasi Si Mirah dari Marunda (Lembaga Kebudayaan Betawi)

JAKARTA - Pernah dengar cerita pahlawan perempuan dari tanah Betawi? Kalau kamu selama ini cuma familier dengan sosok Si Pitung, sekarang saatnya kamu kenalan sama jawara perempuan badass dari era kolonial Belanda, namanya Si Mirah.

Di masa pemerintahan Kompeni, kawasan pesisir Marunda di Jakarta Utara ini terkenal sangat chaos dan jadi sasaran empuk para perampok laut maupun darat.

Tapi di tengah kekacauan itu, muncul Mirah, gadis cantik anak tokoh masyarakat yang nggak cuma jago bela diri, tapi juga berani menggelar sayembara adu silat demi melindungi kampung halamannya.

Penasaran gimana kisah epik cinta berbalut pertarungan berdarah sang srikandi Betawi ini? 

Anak Abah yang Bikin Perampok Kena Mental

Semua bermula dari keresahan Bang Bodong, seorang jagoan baik hati asal Marunda yang usianya mulai menua. Dia khawatir nggak punya penerus laki-laki yang bisa menjaga keamanan kampung dari ancaman perampok dan penguasa zalim.

Hebatnya, Mirah justru maju dan berani mengambil tanggung jawab itu. “Biarpun aku perempuan, nggak berarti aku nggak sanggup mertahanin daerah kita dari pengacau,” katanya mantap kepada sang ayah.

Melihat nyali putrinya yang "menyala", Bang Bodong langsung mewariskan seluruh ilmu silat tingkat tinggi miliknya. Hasilnya sungguh luar biasa! 

Mirah tumbuh menjadi gadis cantik yang kepiawaian bela dirinya nggak ada lawan.

Banyak perampok yang coba-coba bikin onar di Marunda langsung kena mental dan babak belur di tangannya.

Saking tangguhnya, nggak ada satu pun laki-laki yang sanggup mengalahkannya dalam pertarungan.

Baca juga: Mengenal Tari Greget Jawara Betawi: Simbol Kekuatan dan Keanggunan Para Wanita di Jakarta

Sayembara Cinta Berujung Kesalahpahaman

Berbekal prinsip yang kuat, Mirah sempat menolak banyak lamaran. Namun, demi membahagiakan ayahnya, dia akhirnya bersedia menikah dengan satu syarat ekstrem, yakni calon suaminya harus sanggup menaklukkannya dalam adu silat. Kalau gagal, lamaran otomatis ditolak!

Pengumuman ini bikin banyak jagoan nyoba peruntungan, termasuk Tirta, perampok kejam dari Karawang. Tapi lagi-lagi, Tirta harus bertekuk lutut dan mengakui kehebatan Mirah.

Di tempat lain, ada seorang jagoan baik hati dari Kemayoran bernama Asni. Asni lagi pusing tujuh keliling karena dituduh jadi perampok, padahal pelaku aslinya adalah Tirta yang secara kebetulan punya wajah dan suara yang mirip banget sama dirinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Lembaga Kebudayaan Betawi

BERITA TERBARU

Mengenal Si Mirah dari Marunda: Kisah Jagoan Betawi Berjuluk “The Lioness of Marunda” Penakluk Hati Para Perampok!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!