Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 MARET 2026 • 09:10 WIB

DPRD DKI Jakarta Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Ingatkan Warga Tak Asal Bawa Saudara Merantau

DPRD DKI Jakarta Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Ingatkan Warga Tak Asal Bawa Saudara MerantauSuasana Mudik Lebaran (Reza Pratama Putra/Berita Jakarta)

JAKARTA - Momen Lebaran selalu identik dengan kehangatan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Bagi para perantau di ibu kota, tradisi pulang kampung atau mudik bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah ritual pelepas rindu yang sudah ditunggu-tunggu sepanjang tahun. 

Kabar baiknya, tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali unjuk gigi dengan menggelar program mudik gratis yang disambut antusias oleh ribuan warga.

Namun, di balik euforia perjalanan gratis yang meringankan kantong tersebut, terselip sebuah pesan peringatan krusial dari kursi dewan.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, dengan tegas mengingatkan agar momen perayaan Idulfitri ini tidak berujung pada ledakan urbanisasi yang tak terkendali saat arus balik nanti.

Baca juga: Jelang Lebaran 1447 H, Pulau Pramuka Bersolek Manjakan Wisatawan Kepulauan Seribu

Mengapa hal ini menjadi sorotan utama, dan apa saja syarat tak tertulis bagi kamu yang berniat memboyong sanak saudara ke Jakarta? 

Langkah konkret Pemprov DKI Jakarta dalam memfasilitasi warganya untuk merayakan Idulfitri di daerah asal memang patut diacungi jempol.

Dwi Rio Sambodo menyampaikan apresiasi tertingginya atas inisiatif pemerintah daerah ini. 

Pada hari Selasa (10/3/2026), Rio menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan nyata dan kehadiran negara bagi masyarakat pekerja keras di Jakarta yang ingin menunaikan tradisi silaturahmi tanpa harus terbebani oleh ongkos transportasi yang kian mencekik jelang hari raya.

Secara statistik, program mudik gratis tahun ini tidak main-main. Pemprov DKI telah mengalokasikan kuota masif yang mampu menampung hingga dua puluh enam ribu empat ratus empat puluh penumpang.

Tidak hanya manusianya, sebanyak sembilan ratus unit sepeda motor juga turut difasilitasi pengangkutannya.

Program skala besar ini melayani rute perjalanan menuju dua puluh kota tujuan yang tersebar luas di wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. 

Dengan sistem pendaftaran yang terorganisir ke dalam tiga klaster waktu sejak akhir Februari hingga awal Maret, pemerintah berupaya keras memastikan arus mudik berjalan lancar, tertib, dan yang terpenting, meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang kerap didominasi oleh pengendara roda dua jalur darat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

DPRD DKI Jakarta Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Ingatkan Warga Tak Asal Bawa Saudara Merantau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!