JAKARTA - Kalau kamu sering mencari tempat nongkrong hits di Jakarta buat menghabiskan akhir pekan, pasti sudah nggak asing lagi dengan nama-nama ini.
Tapi jujur deh, pernah nggak sih kamu bingung membedakan antara Pos Bloc, M Bloc, dan Blok M? Terdengar sangat mirip, ketiga destinasi ini nyatanya punya konsep, lokasi, dan sejarah yang sama sekali berbeda, lho!
Mengutip informasi dari laman Owrite, kali ini kita akan membedah tuntas apa saja perbedaan ketiga ruang publik andalan warga ibu kota ini.
Biar kamu nggak nyasar atau salah sebut lagi saat janjian sama teman, yuk kita kupas satu per satu!
Kita mulai dari Pos Bloc. Destinasi wisata dan ruang publik ini berlokasi di Jakarta Pusat.
Baca juga: Awas Kecele! Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Blok M Ditutup Sementara Mulai 15 Mei
Resmi dibuka untuk umum pada awal September 2021 lalu, tempat ini langsung menyita perhatian publik berkat kolaborasi apik antara Bloc Group dengan pihak BUMN.
Pos Bloc mengusung konsep heritage yang sangat kental dan artistik. Tempat ini memanfaatkan bekas gedung Kantor Pos era pemerintah Hindia Belanda.
Pada masa kolonial dulunya, gedung bersejarah ini dipakai sebagai titik pengiriman barang perdagangan hingga operasional perkantoran.
Kini, Pos Bloc disulap menjadi wadah yang memfasilitasi para pelaku UMKM, komunitas lokal, pameran seni, hingga acara musik.
Suasananya pun terasa sangat santai, memadukan gaya bangunan klasik yang megah dengan sentuhan desain interior modern yang Instagramable.
Beralih ke wilayah Jakarta Selatan, kita punya M Bloc Space. Tempat ini adalah kawasan creative hub yang dibangun secara cemerlang di atas lahan bekas kompleks Peruri.
Sebelum beralih fungsi menjadi ruang publik yang kekinian, area ini dulunya merupakan perumahan dinas Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) yang sudah lama terbengkalai.
Setelah melewati proses renovasi yang matang, M Bloc Space akhirnya resmi beroperasi pada 26 September 2019.
Kalau Pos Bloc menonjolkan sisi sejarah masa kolonial, M Bloc lebih berfokus pada gaya hidup urban dan industri kreatif masa kini.
Tempat ini identik banget sama anak muda. Di sini, kamu bisa menemukan deretan coffee shop estetik, konser musik hidup, hingga toko yang menjual produk-produk brand lokal keren.
Nah, ini dia yang paling sering bikin salah kaprah. Berbeda dengan dua tempat sebelumnya yang merujuk pada satu kompleks gedung kreatif, Blok M adalah sebuah kawasan besar di Jakarta Selatan.
Sebagai pusat perbelanjaan dan titik temu warga kota, kawasan ini sebenarnya sudah eksis sejak puluhan tahun silam.
Sempat mengalami masa lesu dan penurunan jumlah pengunjung beberapa tahun lalu, kawasan Blok M kini kembali viral dan bangkit dari mati suri.
Baca juga: Sudinhub Jakarta Selatan Pasang Spanduk Tolak Juru Parkir Liar, Blok M Square Kini Bebas Pungli
Titik balik kebangkitannya terjadi semenjak kawasan ini terintegrasi langsung dengan stasiun MRT Jakarta dan adanya perombakan fasilitas Terminal Bus Blok M yang makin rapi.
Blok M bukan cuma satu gedung, melainkan area luas yang mencakup mal, pusat kuliner, dan titik transportasi.
Menariknya, M Bloc Space yang kita bahas sebelumnya ternyata berlokasi di dalam kawasan Blok M ini, lho!
Singkatnya, Pos Bloc adalah ruang publik kreatif bertema heritage di Jakarta Pusat, M Bloc adalah pusat komunitas kreatif modern di Jakarta Selatan, sedangkan Blok M merujuk pada nama kawasan besar secara keseluruhan yang menaungi berbagai tempat populer.
Dengan informasi dan fakta di atas, dijamin kamu nggak bakal keliru lagi. Ketiganya menawarkan vibe yang unik dan fasilitas yang sangat mendukung gaya hidup urban.
Jadi, dari ketiga destinasi hits di atas, mana nih yang rencananya bakal kamu kunjungi akhir pekan ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Owrite