Rabu, 13 MEI 2026 • 18:51 WIB

Lepas Dahaga! Ini Deretan Minuman Khas DKI Jakarta yang Paling Menyegarkan Tenggorokan

Author

Es Cincau (popbela.com)

JAKARTA - Panasnya terik matahari Jakarta di siang bolong memang sering kali bikin konsentrasi buyar dan tenggorokan kering kerontang.

Kalau kamu sedang jalan-jalan keliling ibu kota, melipir sejenak mencari minuman dingin adalah pilihan paling logis, bukan?

Namun, daripada selalu lari ke kedai kopi kekinian atau minuman boba yang itu-itu saja, mengapa tidak mencoba sensasi autentik dari kekayaan kuliner lokal?

Sebagai kurator kuliner yang rutin blusukan di Jakarta, kali ini saya akan mengajak kamu membedah deretan minuman tradisional khas Betawi dan DKI Jakarta yang nggak cuma sukses melepas dahaga, tapi juga sarat akan nilai budaya.

Siapkan catatanmu, karena kita akan membahas racikan rasa, khasiat tersembunyi, hingga rekomendasi spot legendaris untuk mencicipinya langsung!

Baca juga: Dari Selingkuh Hingga Bom Atom, Berikut 7 Kuliner Unik Khas Kepulauan Seribu yang Namanya Bikin Geleng-Geleng Kepala!

Bir Pletok - Sensasi Hangat Berempah Tanpa Bikin Mabuk

Jangan biarkan namanya menipu kamu! Bir Pletok sama sekali tidak mengandung setetes pun alkohol.

Minuman ikonik asal Betawi ini justru merupakan ramuan herbal menyehatkan yang terbuat dari seduhan kayu secang, jahe, serai, cengkeh, dan kapulaga. 

Warnanya yang merah merona berasal dari kayu secang, memberikan visual yang sangat menggugah selera. Profil rasanya sangat unik.

Perpaduan manis yang pas dengan sensasi hangat berempah yang langsung melegakan tenggorokan.

Khasiatnya sangat ampuh melancarkan peredaran darah dan mengusir masuk angin.

  • Spot Legendaris: Kamu wajib mampir ke kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, untuk menyeruput Bir Pletok paling autentik yang nikmat disajikan dingin maupun hangat.

Es Selendang Mayang - Manis Legit yang Memanjakan Mata

Pecinta rasa manis legit dengan tekstur kenyal wajib merapat!

Es Selendang Mayang adalah mahakarya kuliner yang bentuknya menyerupai kue lapis berwarna-warni (merah, putih, hijau) dari tepung hunkwe atau sagu aren.

Potongan kue cantik ini kemudian disiram dengan kuah santan gurih, bongkahan es batu, dan kucuran sirup gula merah yang kental.

Perpaduan gurih dan manisnya menciptakan simfoni rasa yang sempurna di lidah.

  • Spot Legendaris: Temukan kesegarannya dari para pedagang pikul tradisional yang rutin mangkal di pelataran kawasan Kota Tua atau sentra kuliner Glodok.

Baca juga: 5 Lokasi Parkir Strategis CFD Rasuna Said: Warga Jakarta Wajib Banget Tahu!

Es Doger - Primadona Segar di Balik Gerobak Kaki Lima

Siapa yang tidak kenal Es Doger? Minuman es serut berbahan dasar santan kelapa ini adalah primadona street food yang selalu dinanti.

Isiannya sangat melimpah dan mengenyangkan, mulai dari ketan hitam, tapai singkong yang memberikan sentuhan rasa asam segar, hingga butiran pacar cina yang kenyal.

Semua bahan ini berpadu dengan siraman susu kental manis sirup merah muda yang khas.

  • Spot Legendaris: Kamu bisa menemukan abang gerobak Es Doger dengan rasa premium di sekitar kawasan Taman Literasi Blok M atau sentra jajanan kaki lima Melawai.

Es Goyang - Nostalgia Manis di Era Jadoel

Nah, sajian yang satu ini dijamin akan membawamu bernostalgia ke masa kecil.

Es Goyang merupakan es krim tradisional yang proses pembuatannya sangat teatrikal, yakni dengan menggoyang-goyangkan gerobaknya agar adonan santan, gula, dan potongan buah cepat membeku di dalam cetakan. 

Sensasi puncaknya adalah saat es ini dicelupkan ke dalam lelehan cokelat cair yang langsung mengeras dan dibalut taburan kacang sangrai. Rasanya gurih kelapa dengan sensasi renyah di luar!

  • Spot Legendaris: Keberadaannya kini cukup langka, tapi kamu masih bisa memburunya di acara festival budaya Jakarta atau di deretan pasar barang antik Jalan Surabaya, Menteng.

Es Cincau - Kesederhanaan yang Paling Hakiki

Terkadang, minuman yang sederhana justru menjadi kunci dari kesegaran sejati.

Es Cincau khas jajanan Jakarta memadukan potongan cincau (hijau maupun hitam) yang kenyal dengan guyuran santan peras segar serta air gula aren. 

Minuman ini sangat ringan di mulut, tidak bikin enek, dan secara klinis dipercaya ampuh meredakan panas dalam berkat tingginya kandungan serat pada daun cincau.

  • Spot Legendaris: Sempatkan jajan di penjual Es Cincau Hijau gerobakan di sekitaran Stasiun Gondangdia atau trotoar Sudirman untuk mood booster sepulang kerja.

Kekayaan kuliner DKI Jakarta memang tak pernah kehabisan cara untuk memanjakan lidah kita di tengah cuaca panas.

Dari hangatnya Bir Pletok hingga legitnya Es Selendang Mayang, setiap tegukan menawarkan cerita keseharian kota ini. Jadi, minuman tradisional mana yang bakal kamu buru akhir pekan ini?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU