Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 21 JANUARI 2026 • 17:04 WIB

Menyingkap Pesona Rumah Kebaya: Ikon Arsitektur Betawi yang Sarat Filosofi Keterbukaan

Menyingkap Pesona Rumah Kebaya: Ikon Arsitektur Betawi yang Sarat Filosofi KeterbukaanRumah Kebaya, salah satu rumah adat Betawi yang memiliki makna menarik (indonesia.travel)

JAKARTA - Di tengah dominasi gedung pencakar langit dan hunian minimalis modern, jejak sejarah masyarakat asli Jakarta masih berdenyut dalam warisan arsitekturnya.

Salah satu identitas budaya yang paling kuat dari suku Betawi adalah rumah adat mereka.

Meskipun masyarakat Betawi mengenal beberapa jenis rumah adat seperti Rumah Panggung, Rumah Gudang, dan Rumah Joglo, namun Rumah Kebaya adalah yang paling populer dan secara resmi diakui sebagai simbol kedaerahan.

Bangunan ini bukan hanya sebagai tempat berteduh, melainkan sebuah manifestasi fisik dari sejarah panjang akulturasi budaya serta nilai-nilai luhur yang dipegang teguh oleh masyarakat Betawi.

Jejak Sejarah dan Asal Usul Nama

Keberadaan Rumah Kebaya tidak dapat dilepaskan dari sejarah masyarakat Betawi itu sendiri yang merupakan hasil percampuran berbagai etnis seperti Jawa, Sunda, Melayu, Arab, Tionghoa, dan Eropa.

Baca juga: Cari Pelarian di Tengah Padatnya Kerjaan? 5 Tempat Hiburan Malam dengan Rating Tertinggi di Jakarta yang Bikin Kamu Seger Lagi!

Arsitektur Rumah Kebaya lahir dari proses adaptasi lingkungan pesisir dan rawa-rawa Jakarta tempo dulu, serta pengaruh kolonial yang berpadu dengan kearifan lokal.

Nama "Kebaya" sendiri bukanlah sebuah kebetulan. Istilah ini diambil dari bentuk atap rumah yang sangat unik.

Jika dilihat dari samping, konstruksi atap yang berbentuk pelana lipat tersebut menyerupai lipatan kain kebaya, busana tradisional wanita Indonesia.

Struktur atap ini memiliki karakteristik khusus di mana bagian atap tambahan di area teras depan biasanya lebih landai dibandingkan atap utama di bagian tengah.

Perbedaan kemiringan ini menciptakan siluet yang estetis dan fungsional, memungkinkan aliran air hujan turun dengan cepat. 

Material atap umumnya menggunakan genteng tanah liat, sementara konstruksi utamanya didominasi oleh kayu-kayu berkualitas seperti kayu nangka, kayu kecapi, atau kayu cempaka yang terbukti tahan lama.

Menjelajahi Struktur Bangunan

Secara tata ruang, Rumah Kebaya memiliki pembagian zona yang sangat jelas dan mencerminkan hierarki privasi. Bagian paling depan dan yang paling ikonik adalah teras yang sangat luas.

Di area ini biasanya terdapat kursi dan meja kayu serta lantai yang sengaja dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah dan dibatasi oleh pagar kayu rendah yang disebut langkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Menyingkap Pesona Rumah Kebaya: Ikon Arsitektur Betawi yang Sarat Filosofi Keterbukaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!