JAKARTA - Pernah kepikiran nggak kalau tumpukan sampah rumah tangga yang biasanya langsung kamu buang, ternyata bisa disulap jadi instrumen investasi yang menggiurkan?
Buat kamu yang lagi semangat-semangatnya melek finansial, sadar investasi, sekaligus peduli dengan isu lingkungan, kabar baik baru saja datang dari kawasan Jakarta Timur.
Tepat pada Selasa (7/7/2026), Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, baru saja meresmikan fasilitas keren bernama Bank Sampah Kemilau yang berlokasi di RW 06, Kelurahan Pulo Gadung.
Lewat inovasi super modern ini, sampah yang sudah kamu pilah bisa dikonversikan menjadi emas atau logam mulia. Bikin cuan banget, kan?
Hadirnya Bank Sampah Kemilau ini jelas bukan cuma tempat pembuangan akhir biasa yang bau dan kotor.
Baca juga: Warga Jakarta Timur Sukses Kelola Sampah Lewat Biopori Jumbo, Gubernur Pramono Anung Beri Applause!
Fasilitas tersebut adalah bentuk nyata kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Jakarta Timur dengan dunia usaha, yakni PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP Logam Mulia) lewat kucuran program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.
Bukan rahasia lagi kalau Jakarta punya PR besar soal volume pengelolaan sampah harian.
Oleh karena itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan bahwa fasilitas ini diharapkan bisa menjadi role model atau percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
Apalagi, inisiatif peduli lingkungan ini sangat sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
"Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PT Antam yang telah berkolaborasi dengan Pemkot Jakarta Timur dalam pengelolaan dan pemilahan sampah," kata Munjirin, dikutip Berita Jakarta.
Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar program CSR inovatif ini nggak cuma eksklusif di Kelurahan Pulo Gadung saja.
Harapannya, budaya baik memilah sampah dari rumah tangga bisa makin meluas ke wilayah lain di Jakarta Timur supaya target pengurangan volume sampah bisa diterapkan secara lebih optimal.
Nah, hal yang bikin Bank Sampah Kemilau ini relate banget sama gaya hidup serba digital anak muda zaman now adalah penggunaan teknologinya yang seamless.
General Manager PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia, Ismail, memaparkan bahwa fasilitas ini telah dilengkapi dengan tempat sampah pilah organik berkapasitas 120 liter yang sudah terintegrasi dengan kode QR.
Kira-kira fungsinya buat apa, ya? Kode QR ini dibuat khusus untuk mendukung pencatatan digital secara real-time melalui platform pintar bernama sistem Bank Sampah Pintar (BSP).
"Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemantauan sampah secara lebih modern," beber Ismail, dikutip Berita Jakarta.
Sesuai dengan branding-nya, kata "Kemilau" sengaja dipilih sebagai simbol harapan murni.
Hasil dari tumpukan sampah yang rajin dikelola oleh warga nantinya bakal punya nilai ekonomi yang stabil.
Sampah tersebut bisa dikonversikan menjadi tabungan yang diwujudkan dalam bentuk kepingan emas atau logam mulia.
Solusi pintar banget buat kamu yang mau nabung emas tipis-tipis bermodal kebiasaan sederhana!
Ismail juga menambahkan bahwa program ini jadi momentum penting dari rangkaian peringatan HUT ke-58 PT Antam untuk terus memberikan kontribusi positif.
"Kami ingin Bank Sampah Kemilau dapat menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan warga dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, serta berkelanjutan," ungkapnya.
Inisiatif yang terbukti memberikan win-win solution baik buat kelestarian lingkungan maupun dompet warga tentu langsung disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Ketua RW 06 Kelurahan Pulo Gadung, Ahmad Taufik, menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya atas kehadiran program luar biasa tersebut.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan CSR PT Antam sehingga Bank Sampah Kemilau dapat hadir di lingkungan kami untuk optimalisasi pengelolaan sampah," tandasnya.
Buat kamu yang tinggal di Jakarta, inovasi semacam ini tentunya jadi angin segar di tengah isu polusi yang tak kunjung usai.
Program ini nggak cuma ngajarin kita buat lebih peduli sama kelestarian alam, tapi juga ngasih reward investasi emas yang menjanjikan buat masa depan.
Yuk, mulai biasakan diri buat memilah sampah dari rumahmu sendiri! Siapa tahu, lingkungan tempat tinggalmu bakal jadi target ekspansi bank sampah super canggih ini selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta