Siswi SMA Tewas Terjerat Kabel PLN di Jakarta Selatan, Gubernur Pramono Anung Sampaikan Duka Cita
JAKARTA - Bayangkan saat kamu sedang dalam perjalanan pulang atau berangkat ke sekolah, merasa aman di jalan raya, namun tiba-tiba bahaya tak kasat mata mengancam nyawa akibat kelalaian perawatan infrastruktur.
Tragedi memilukan inilah yang baru saja merenggut nyawa seorang remaja berusia 16 tahun di kawasan Jakarta Selatan.
Insiden kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras betapa berbahayanya fasilitas publik yang dibiarkan rusak.
Kejadian nahas ini memicu duka yang sangat mendalam bagi warga ibu kota, tak terkecuali Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang langsung turun tangan.
Artikel ini akan merangkum kronologi lengkap kejadian, langkah sigap dari Pemprov DKI Jakarta, hingga dukungan bagi pihak keluarga untuk menempuh jalur hukum atas kelalaian fatal ini.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung Targetkan Jakarta Tembus Top 60 Kota Global 2026 Lewat Inovasi Transport
Kecelakaan tragis yang menimpa Neisha Amalia Evrian Putri (16), seorang siswi kelas 10 di SMAN 6 Jakarta, menjadi pukulan telak bagi wajah keselamatan jalan raya di Jakarta.
Kejadian mengerikan tersebut berlangsung di kawasan Jalan Losari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Melansir dari laman Berita Jakarta, tragedi tersebut bermula ketika korban sedang melintas dengan posisi dibonceng menggunakan sepeda motor.
Tanpa diduga, terdapat sebuah kabel utilitas yang kondisinya terputus dan menjuntai melintang di tengah jalan.
Sepeda motor yang ditumpangi korban tak sempat menghindar, sehingga laju mereka terhenti paksa akibat tersangkut kabel tersebut.
Akibat jeratan yang mendadak itu, korban langsung terjatuh keras ke aspal. Ironisnya, nasib buruk tak berhenti di situ. Setelah terjatuh dari motor, korban dilaporkan terlindas oleh bus sekolah yang sedang melaju di jalur yang sama.
Merespons tragedi yang mengiris hati ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tidak tinggal diam. Saat ditemui di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6/2026), Pramono menyampaikan rasa belasungkawanya yang paling dalam.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang siswi yang bernama Neisha Amalia Evrian Putri, 16 tahun, siswi kelas 10 SMA 6 Jakarta, memang betul kemarin meninggal dunia ketika dibonceng terkena kabel di Jalan Losari, Jakarta Selatan," ungkap Pramono, dikutip Berita Jakarta.
Lebih lanjut, Pramono secara blak-blakan membenarkan penyebab kecelakaan dan mengungkap siapa pemilik utilitas yang telah mencelakai korban tersebut.
Ia memastikan bahwa kabel yang terpotong dan dibiarkan melintang itu adalah fasilitas milik PT PLN.
"Tapi intinya memang itu terjadi dan kabelnya adalah kabel yang terpotong dari PLN," tegas orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut.
Sebagai wujud kepedulian nyata dari pemerintah, Pramono langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera turun ke lapangan.
Pemprov DKI Jakarta langsung mengerahkan tiga unit bus yang memfasilitasi rekan-rekan pelajar SMAN 6 Jakarta untuk mengantarkan jenazah sahabat mereka ke tempat peristirahatan terakhir.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung Lobi PM Singapura, Kebut Investasi Raksasa Fase 3 dan 4 MRT Buat Warga!
Tak hanya itu, melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta, pemerintah juga menyalurkan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
Mengenai kelalaian fatal dari pihak pemilik utilitas yang berujung hilangnya nyawa, Pramono sangat menghormati dan mendukung penuh keputusan keluarga korban jika mereka memilih untuk menuntut keadilan.
Mengingat latar belakang keluarga korban yang sadar hukum, niat untuk memproses kasus ini sudah mulai disuarakan oleh pihak keluarga.
"Ini sudah dengan sendirinya, karena memang keluarga ini memahami tentang hukum. Sehingga neneknya juga meminta untuk itu. Karena ini persoalannya sudah masuk wilayah privat, kami persilakan untuk itu," pungkas Pramono.
Kejadian ini tentunya harus menjadi evaluasi total bagi pihak-pihak terkait agar lebih rutin mengawasi kondisi kabel di udara.
Bagi kamu yang setiap hari berkendara melintasi kerasnya jalanan Jakarta, selalu tingkatkan kewaspadaan matamu dan pastikan laju kendaraan tetap dalam batas wajar demi keselamatan bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: