JAKARTA - Bayangin deh, kamu lagi berjuang habis-habisan bawa nama negara, tapi malah dapet teriakan salty dari suporter sendiri.
Vibes nggak enak ini sayangnya baru aja dirasain sama Beckham Putra saat membela Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).
Bukannya dapet dukungan penuh, winger andalan ini malah kena provokasi dari oknum di tribun yang bikin geger jagat maya.
Kenapa bisa gitu? Usut punya usut, rivalitas panas di level klub ternyata kebawa sampai ke ajang internasional.
Tapi, di tengah panasnya suasana, ada satu sosok respectable yang maju pasang badan: mantan Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno.
Baca juga: Timnas Indonesia Sempurna di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman Bangun Standar Baru: Apa Itu?
Di kancah sepak bola lokal, tensi antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung memang nggak pernah dingin.
Tapi, make sense nggak sih kalau sentimen klub dibawa saat skuad Garuda lagi tanding? Buat audiens pencinta bola yang udah makin kritis, fenomena ini dinilai cukup toxic.
Beckham Putra datang ke SUGBK murni buat pakai jersey berlogo Garuda di dada, bukan seragam klubnya.
Panasnya hubungan kedua tim sayangnya bikin sebagian oknum baper dan ngasih provokasi ke pemain rival yang kebetulan lagi main di ibu kota.
Padahal, saat lagu kebangsaan udah diputar, semua batas warna klub harusnya lebur jadi satu tujuan utama: mendukung Timnas.
Melihat polemik ini makin liar di media sosial, Diky Soemarno nggak tinggal diam. Sebagai tokoh sentral yang sangat dihormati di kalangan pendukung Persija, Diky justru nunjukin kedewasaannya.
Alih-alih ikutan kebawa arus rivalitas, dia malah ngasih pembelaan buat Beckham Putra.
Menurut Diky, menutup mata dari kualitas seorang pemain cuma karena gengsi rivalitas klub adalah hal yang sangat munafik.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Diky ngasih statement yang menohok dan sukses bikin banyak orang sadar untuk kembali objektif.
"Rasanya terlalu munafik kalau kita tidak mengakui bahwa Beckham Putra adalah salah satu pemain lokal terbaik di Indonesia saat ini," tulis Diky Soemarno, dikutip dari BolaSport.com.
Apa yang dibilang Diky Soemarno emang bukan sekadar omong kosong. Kalau kamu cek datanya, Beckham Putra emang punya kontribusi gila-gilaan buat klubnya.
Musim lalu, dia sukses membuktikan diri dengan membantu timnya meraih gelar juara. Performa konsisten dan skill individunya bikin pelatih nggak ragu buat narik dia ke skuad Garuda.
Sang winger datang ke Jakarta dengan confidence yang tinggi buat ngasih kontribusi maksimal buat timnas.
Baca juga: Timnas Indonesia Menang 1-0 atas Mozambik, John Herdman Bongkar PR Skuad Garuda
Diky pun mengakui terang-terangan kalau pemain muda ini adalah sosok potensial yang skill-nya memang dibutuhin banget untuk daya gedor lini depan Indonesia.
Kejadian provokasi ini pastinya jadi wake up call buat kita semua. Rivalitas klub emang seru buat bumbu penyedap tontonan sepak bola lokal, tapi jangan sampai hal itu bikin kita lupa sama kejayaan Timnas Indonesia di kancah dunia.
Sikap elegan Diky Soemarno ngebuktiin kalau kedewasaan dalam mendukung itu penting banget.
Jadi, buat kamu yang ngaku die hard fans sepak bola Indonesia, yuk mulai biasain misahin urusan rivalitas klub sama urusan negara.
Kalau tokoh sekelas mantan Ketum Jakmania aja bisa ngelempar respect sebesar itu, masa kamu masih mau terjebak di sentimen jadul?
Yuk, kasih full support buat siapa aja yang lagi berjuang pakai jersey kebanggaan Garuda!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BolaSport