Minggu, 19 APRIL 2026 • 17:00 WIB

Venue Persija Jakarta vs PSIM Pindah ke Bali, Macan Kemayoran Siap Jaga Tren Kemenangan Beruntun

Author

Persija Jakarta Melawan PSBS Biak (Persija Official Portal)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan sudah mempersiapkan segala strategi matang di satu kota, namun tiba-tiba jadwal dan lokasi bertanding harus berubah dalam hitungan hari?

Situasi tak terduga inilah yang tengah dihadapi oleh skuad Persija Jakarta. Menjelang laga pekan ke-29 ajang BRI Super League 2025/26, Macan Kemayoran harus menerima kenyataan bahwa pertandingan melawan PSIM Yogyakarta mengalami pemindahan lokasi secara mendadak.

Namun, di tengah dinamika jadwal yang mepet, armada ibu kota ini justru sedang berada dalam tingkat kepercayaan diri yang tinggi untuk terus mengaum dan menerkam lawan-lawannya.

Berdasarkan surat edaran resmi (circular) dari ILeague yang diterbitkan pada Sabtu (18/4/2026), duel sengit antara Persija melawan PSIM dipastikan tidak akan digelar di Pulau Jawa.

Laga yang pada rencana awalnya bakal diselenggarakan di Stadion Sultan Agung, Bantul, kini resmi digeser ke Pulau Dewata, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Baca juga: Persija Jakarta Ditahan Imbang Dewa United Banten 1-1, Pelatih Keluhkan Buruknya Kondisi Rumput JIS

Pertandingan penting ini akan tetap dilangsungkan pada Rabu (22/4/2026) dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.

Pemindahan lokasi atau venue ini bukanlah tanpa alasan yang jelas.

Keputusan tersebut diambil murni sebagai hasil koordinasi yang intens antara Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, aparat keamanan setempat di wilayah Bantul, serta pihak ILeague selaku operator kompetisi. 

Faktor dinamika perizinan keamanan disinyalir kuat menjadi landasan utama mengapa laga yang mempertemukan dua tim dengan sejarah panjang ini harus dialihkan ke tempat netral yang lebih siap.

Bagi kubu Persija Jakarta, pemindahan lokasi ini jelas menjadi sebuah tantangan tersendiri yang menuntut penyesuaian sangat cepat.

Bagaimana tidak, seluruh fokus persiapan logistik dan taktik sebelumnya telah dikonsentrasikan untuk bertanding di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terlebih lagi, Rizky Ridho dan kolega memang sengaja memilih untuk menetap di kota pelajar tersebut semenjak merampungkan pertandingan melawan PSBS Biak pada 18 April kemarin.

Keputusan menetap di Yogyakarta pada awalnya bertujuan untuk menjaga ritme istirahat tim, agar para pemain tidak kelelahan jika harus menempuh perjalanan pulang-pergi ke Jakarta.

Namun karena perubahan venue ini, manajemen dan tim pelatih harus bergerak cepat merancang ulang seluruh skema operasional, mulai dari jadwal porsi latihan hingga urusan tiket penerbangan ke Bali.

Menanggapi situasi yang cukup krusial ini, pelatih kepala Persija, Mauricio Souza, dengan tenang memastikan bahwa mental dan fokus anak asuhnya sama sekali tidak terpecah.

Juru taktik tersebut menjamin bahwa timnya akan tetap menjalankan program latihan yang telah disusun sembari menunggu waktu logistik keberangkatan menuju Gianyar siap.

“Kami akan tetap berada di sini (Yogyakarta) dan kemungkinan besar baru akan berangkat ke Bali pada hari Selasa (21/4/2026) untuk persiapan pertandingan,” ungkap Mauricio.

Lebih lanjut, Souza menambahkan bahwa menjaga ritme taktis melalui sesi latihan harian tetap menjadi prioritas utamanya di tengah masa jeda ini.

Baca juga: Kemenangan di Depan Mata Buyar! Persija Ditahan Imbang Borneo FC di JIS, Ternyata Ini Penyebabnya

Penyesuaian jadwal hanya akan dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami telah menjadwalkan latihan pada hari Minggu (19/4/2026) ini dan Senin (20/4/2026) besok. Jika waktunya memungkinkan, kami juga akan tetap berlatih pada hari Selasa. Semua agenda ini akan kami sesuaikan dengan kondisi logistik tim yang sedang diatur,” tuturnya.

Satu hal yang pasti, Persija terbang ke Pulau Dewata dengan membawa modal yang sangat menjanjikan.

Skuad Macan Kemayoran saat ini tengah berada dalam peak performance usai berhasil mengamankan dua kemenangan krusial secara beruntun di kancah domestik.

Kemenangan telak 3-0 atas rival beratnya, Persebaya Surabaya, pada 11 April lalu yang kemudian disusul dengan raihan hasil positif saat menumbangkan PSBS Biak pada 18 April, menjadi fondasi mental yang sangat solid.

Keberhasilan menjaga konsistensi ini membuat seluruh elemen tim, termasuk kamu para penikmat sepak bola Jakarta, pastinya merasa optimis bahwa Persija mampu meraup tiga poin penuh atas PSIM, di mana pun peluit kick-off dibunyikan.

Apakah perpindahan venue mendadak ini akan berimbas pada taktik permainan Persija di atas lapangan?

Mari kita nantikan bersama aksi impresif Macan Kemayoran di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Persija.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU