Minggu, 19 APRIL 2026 • 17:00 WIB

Persija Jakarta Menang Tipis 1-0 atas PSBS Biak, Mauricio Souza Soroti Taktik Parkir Bus dan Minim Kreasi

Author

Pemain Persija Jakarta, Emaxwell Souza, saat Laga Melawan PSBS Biak (Persija Official Portal)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa gregetan saat menonton pertandingan sepak bola, di mana satu tim terus mengurung pertahanan lawan namun kesulitan mencetak lebih banyak gol?

Pemandangan persis seperti inilah yang tersaji saat Persija Jakarta melawat ke markas PSBS Biak pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. 

Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (18/4/2026), Macan Kemayoran sukses menuntaskan misinya untuk membawa pulang tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0.

Meskipun target utama di kandang lawan tercapai, jalannya laga memberikan catatan evaluasi penting bagi pelatih Mauricio Souza terkait minimnya kreativitas pemain saat menghadapi tim yang memarkir bus di area pertahanan.

Bagi kamu para Jakmania, pertandingan ini sebenarnya diawali dengan intensitas yang sangat menjanjikan. Skuad kebanggaan ibu kota tidak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan.

Baca juga: Persija Jakarta Ditahan Imbang Dewa United Banten 1-1, Pelatih Keluhkan Buruknya Kondisi Rumput JIS

Baru tujuh menit pertandingan berjalan, gawang tim tuan rumah sudah bergetar. Skema serangan yang dibangun rapi dari lini tengah dituntaskan dengan sebuah umpan matang oleh Fabio Calonego.

Umpan terukur ini kemudian diselesaikan secara klinis oleh Emaxwell Souza, membawa Persija unggul 1-0 dengan cepat.

Memasuki babak kedua, Persija sama sekali tidak mengendurkan serangannya. Dominasi penguasaan bola mutlak berada di kaki para punggawa Macan Kemayoran yang terus berusaha menggempur tembok tebal pertahanan PSBS Biak.

Namun, meski terus menguasai alur permainan, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.

Skor 1-0 ini memang cukup bagi Persija untuk mengamankan poin penuh, namun cara mereka mengeksekusi serangan di babak kedua menjadi sorotan utama sang pelatih.

Pasca pertandingan, pelatih kepala Persija, Mauricio Souza, memberikan analisis mendalam terkait dinamika di atas lapangan.

Ia secara khusus menyinggung kondisi PSBS Biak yang berjuang keras menahan gempuran dengan pertahanan berlapis.

Menurut juru taktik asal Brasil tersebut, laga di Sleman ini layaknya sebuah pertandingan di mana hanya ada satu tim yang benar-benar berinisiatif bermain sepak bola ofensif.

“Ini adalah pertandingan di mana sebenarnya hanya ada satu tim yang benar-benar bermain. Kita tahu semua masalah yang sedang dihadapi PSBS saat ini, dan saya rasa mereka bermain dengan sangat baik sesuai dengan taktik yang mereka usung,” ucap Mauricio.

Lebih lanjut, ia menjelaskan besarnya tantangan yang dihadapi barisan penyerang Persija. PSBS menerapkan disiplin tingkat tinggi dengan menempatkan nyaris seluruh pemainnya di area pertahanan.

“Mereka sangat disiplin, menempatkan 10 pemain untuk bertahan dari area tengah lapangan ke belakang,” tambahnya.

Taktik bertahan ekstrem ini jelas membuat ruang tembak pemain Persija menjadi tertutup rapat.

Meskipun meraup poin penuh dan sukses mencatatkan clean sheet (nirbobol), Mauricio Souza enggan menutup mata dari kelemahan tim asuhannya.

Baca juga: Kemenangan di Depan Mata Buyar! Persija Ditahan Imbang Borneo FC di JIS, Ternyata Ini Penyebabnya

Ia menegaskan bahwa skema serangan skuadnya, terutama saat memasuki area krusial atau sepertiga akhir lapangan (final third), masih terlalu monoton dan mudah dipatahkan.

“Tim kami sudah berusaha keras, tetapi sekali lagi saya merasa tim kami sedikit kurang kreatif di sepertiga akhir lapangan. Kami berhasil mencapai area dekat kotak penalti, tetapi lebih sering memilih untuk melakukan umpan silang (crossing) melambung,” ujar sang pelatih.

Bagi Mauricio, para pemain seharusnya bisa lebih tenang dan cerdik dalam membedah pertahanan rapat lawan.

“Saya rasa di beberapa momen kami seharusnya bisa mengambil keputusan yang lebih baik atau menemukan solusi yang lebih efektif. Di sisi lain, kami tidak membiarkan PSBS mendekati gawang kami sama sekali. Jadi, tujuan kami datang ke sini adalah untuk meraih tiga poin, dan kami berhasil mendapatkannya,” pungkasnya.

Bagi kamu yang terus mengikuti kiprah Persija di BRI Super League 2025/2026, kemenangan ini tentu patut disyukuri karena sangat krusial untuk persaingan di papan atas klasemen.

Namun, agar tidak kembali buntu di pertandingan-pertandingan krusial berikutnya, skuad Macan Kemayoran wajib mengasah kembali ketajaman dan variasi taktik mereka.

Menghadapi lawan yang siap bertahan total butuh lebih dari sekadar penguasaan bola, ia membutuhkan sentuhan kreativitas magis untuk mencetak gol.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Persija.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU