JAKARTA - Bulan suci Ramadhan di sudut-sudut wilayah DKI Jakarta selalu memiliki cara tersendiri untuk menghadirkan cerita hangat tentang kebersamaan, kepedulian sosial, dan sinergi antara pemerintah dengan warganya.
Bayangkan sebuah momen buka puasa bersama yang tidak hanya sekadar mengenyangkan perut setelah seharian berpuasa, tetapi juga membawa angin segar berupa sederet bantuan nyata serta informasi krusial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Itulah gambaran persis dari suasana penuh khidmat dan keceriaan yang baru saja terjadi di kawasan Sawah Besar.
Momen ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah jembatan langsung yang mendekatkan para pemangku kebijakan dengan realitas keseharian warga ibukota.
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat baru saja menggelar acara buka puasa bersama yang dikemas dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang sarat akan makna.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung Jamin Stok Pangan Aman Selama Ramadhan 1447 H Meski Ada Ancaman Global
Acara yang berlangsung meriah namun tetap menjunjung tinggi nilai spiritual ini diadakan di Masjid Al-Hikmah, yang berlokasi tepat di Jalan Karang Anyar Utara RT 001/09, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, pada hari Senin (2/3/2026).
Kehadiran jajaran pemerintahan di tengah permukiman warga ini sontak menjadi pusat perhatian sekaligus oase di tengah padatnya aktivitas warga Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan yang berharga tersebut, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, hadir langsung menyapa warga dengan hangat.
Ia menegaskan bahwa sepanjang bulan suci ini, Pemkot Jakpus telah menyusun agenda Safari Ramadhan yang sangat padat dan komprehensif untuk menyapa warga.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya terpusat pada satu format acara saja.
Terdapat jadwal Safari Ramadhan berupa Buka Puasa Bersama (Bukber), Safari Ramadhan khusus untuk ibadah salat Tarawih berjamaah, hingga Safari Ramadhan yang difokuskan pada salat Jumat berkeliling menyambangi berbagai masjid yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat.
Arifin memberikan sebuah pandangan mendalam mengenai esensi dari ibadah puasa di era modern. Menurutnya, puasa seharusnya membawa dampak transformasi sosial yang nyata di tengah masyarakat.
"Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih hati untuk lebih peka terhadap sesama. Contohnya seperti buka puasa bersama di masjid ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan," ujar Arifin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pusat.jakarta.go.id