JAKARTA - Masih bingung mau hangout ke mana selama momen libur sekolah kali ini? Kalau kamu lagi cari destinasi wisata seru, terjangkau, dan pastinya Instagramable di ibu kota, kawasan Kota Tua Jakarta wajib banget masuk ke bucket list kamu.
Nggak tanggung-tanggung, selama periode libur sekolah yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta ini, jumlah pengunjung ke kawasan bersejarah tersebut membeludak hingga menyentuh angka hampir 100 ribu orang!
Antusiasme luar biasa dari warga lokal maupun turis asing ini membuktikan bahwa Kota Tua bukan sekadar tempat wisata jadul, melainkan hub kreatif dan rekreasi yang terus berinovasi menyajikan pengalaman baru yang fresh bagi para pengunjungnya.
Berdasarkan data resmi dari Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, sejak tanggal 27 Juni hingga 5 Juli 2026, total kunjungan ke area ini telah mencapai angka 99.663 orang.
Rinciannya, terdapat 97.700 wisatawan domestik dan 1.963 wisatawan mancanegara yang asyik menikmati suasana heritage ibu kota.
Melihat antusiasme yang hype banget ini, Kepala UPK Kota Tua, Denny Aputra, sangat optimis angka tersebut bakal terus meroket.
"Bisa tembus 200 ribu (pengunjung) sampai pekan ini," ungkap Denny, dikutip Berita Jakarta.
Kalau kita bedah datanya, puncak keramaian sementara terjadi pada hari Sabtu, 4 Juli 2026, dengan total 14.773 pengunjung dalam sehari.
Di urutan kedua, hari Minggu (28/6/2026), juga mencatat tingkat kunjungan yang tinggi sebanyak 13.984 orang. Denny menambahkan bahwa ada peningkatan jumlah pengunjung harian yang sangat teras.
“Kenaikan sekitar 30 sampai 40 persen untuk hari biasa (weekdays), sedangkan untuk Sabtu dan Minggu sekitar 20 sampai 30 persen,” jelasnya.
Lalu, apa sih yang bikin betah berlama-lama di sini? Selain bisa mengunjungi museum-museum ikonik, kamu juga bisa menjajal berbagai wahana hiburan seru.
Mulai dari uji nyali di wahana rumah hantu hingga foto-foto estetik dengan ilusi optik di museum 3D.
Yang paling bikin penasaran, pihak pengelola rencananya bakal menghadirkan kolaborasi epik bareng komunitas buat menggelar event PUBG x Naruto!
Kebayang dong gimana serunya perpaduan game favorit kamu dengan nuansa klasik ibu kota?
Nggak cuma itu, kamu juga bisa menikmati instalasi Lighting Art yang eye-catching banget buat bahan konten TikTok, ikutan kelas tembikar (pottery) buat healing, gowes sepeda keliling area, sampai mampir ke Museum Wayang buat update wawasan budaya nusantara.
Buat kamu yang budget-nya pas-pasan, tenang aja! Liburan ke Kota Tua Jakarta terkenal super affordable.
Kawasan ini menyediakan banyak banget fasilitas dan program gratisan. Kamu bisa ikutan tur jalan kaki berpemandu (walking tour) secara cuma-cuma, naik bus wisata rute Sejarah Jakarta, hingga memanfaatkan fasilitas Tourist Information Center (TIC).
Bahkan, tersedia juga ruang laktasi dan stasiun isi ulang air minum gratis di beberapa titik kawasan. Hemat banget, kan?
Baca juga: Mengapa Kota Tua Jakarta Disebut Oud Batavia? Ini Fakta Historis yang Wajib Kamu Tahu!
Spesial buat kamu pemegang kartu KJP dan KIP, ada privilege masuk gratis ke Museum Sejarah Jakarta, Museum Bahari, Museum Wayang, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.
Sementara itu, Museum Bank Indonesia juga memberikan akses gratis untuk para pelajar, anak-anak di bawah usia 12 tahun, lansia, dan penyandang disabilitas.
Biar feed media sosial kamu makin stand out, kawasan Kota Tua kini menghadirkan dua spot photobooth kekinian yang lagi tren, yaitu Lighting Art Photobooth dan Posetopia Photobooth.
Cukup merogoh kocek Rp35.000 per sesi, kamu udah bisa seru-seruan bareng bestie atau keluarga dan membawa pulang hasil cetak foto yang estetik. Kedua photobooth ini beroperasi setiap hari, loh!
Dengan semua inovasi seru dan fasilitas yang thoughtful ini, nggak heran kalau Kota Tua makin dicintai warganya.
"Diharapkan kawasan Kota Tua terus menjadi destinasi wisata sejarah, budaya, dan rekreasi yang menarik bagi masyarakat di masa libur sekolah dan momen spesial lainnya," tutup Denny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta