JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan bahwa hobi menyelam atau sekadar menikmati keindahan bawah laut bisa disulap menjadi sebuah profesi yang sangat menjanjikan?
Bagi sebagian besar orang, menyelam mungkin sekadar aktivitas liburan yang mewah. Namun, bagi masyarakat pesisir, keahlian ini adalah kunci untuk membuka pintu rezeki baru.
Menyadari potensi maritim yang luar biasa besar tersebut, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu secara proaktif menggandeng Scuba Schools International (SSI) untuk menggelar pelatihan diving atau menyelam secara gratis.
Kegiatan bergengsi yang dipusatkan di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan sebuah langkah nyata pemerintah untuk mendongkrak perekonomian warga lokal.
Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ini sukses memantik antusiasme yang tinggi.
Baca juga: Sudin SDA Kepulauan Seribu Kebut Restorasi Pulau Tidung Demi Cegah Abrasi
Tercatat ada 60 peserta yang berasal dari enam kelurahan berbeda di gugusan Kepulauan Seribu yang ikut ambil bagian. Menariknya, latar belakang para peserta sangat beragam.
Mereka terdiri dari anggota Kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM), para pegiat konservasi alam, hingga barisan anak muda pesisir yang sedang aktif mencari peluang kerja.
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha, pada Kamis (7/5/2026), menyebutkan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman dasar mengenai teknik menyelam yang aman.
Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan efek domino yang positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berdiam di kawasan pesisir.
Dalam praktiknya, para peserta tidak hanya berdiam diri mendengarkan materi di dalam ruangan.
Mereka mendapatkan pembekalan teori yang komprehensif terkait teknik dasar menyelam, pengenalan berbagai alat kelengkapan yang digunakan, hingga prosedur keselamatan yang mutlak dipatuhi saat berada di bawah air.
Setelah pemahaman teori dirasa matang, mereka langsung terjun untuk mempraktikkannya.
"Peserta pelatihan langsung mempraktikkan cara menyelam menggunakan peralatan standar diving di perairan Pulau Pramuka," ujar Gama menjelaskan.
Bagian paling menarik dan dinantikan dari program ini adalah sertifikasinya. Bagi peserta yang berhasil melewati ujian kompetensi di akhir sesi pelatihan, mereka berhak mengantongi sertifikat Basic Diving resmi dari SSI.
Gama dengan tegas menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar sarana edukasi biasa, melainkan wadah strategis untuk mencetak SDM pesisir yang lebih terampil, mandiri, dan punya daya saing tinggi di sektor ekonomi kelautan.
Langkah taktis yang diambil oleh Sudin KPKP ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari berbagai pihak. Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini di wilayahnya.
Ia sangat berharap program edukatif semacam ini tidak hanya terhenti di satu sesi, melainkan bisa menjadi agenda berkelanjutan.
"Keterampilan menyelam ini bisa membuka lebar lapangan pekerjaan baru, baik di sektor pariwisata laut, upaya konservasi lingkungan, maupun berbagai aktivitas kelautan lainnya," ungkap Jamaluddin penuh harap.
Bagi para peserta, program edukasi ini ibarat durian runtuh. Coba kamu bayangkan, biaya pelatihan dan sertifikasi diving reguler di luaran sana harganya relatif mahal dan menguras kantong.
Hal ini diamini oleh Sophian (27), salah satu peserta pelatihan yang merasa sangat terbantu bisa bergabung.
Menurutnya, mendapatkan ilmu dan sertifikasi profesional secara cuma-cuma adalah kesempatan langka yang sangat berharga.
"Pelatihan ini sangat penting karena bisa menjadi skill atau keahlian tambahan yang sangat berguna saat kami mencari pekerjaan nanti," akunya.
Dengan bekal keahlian baru dan sertifikat di tangan, pemuda pesisir seperti Sophian kini memiliki nilai tawar yang jauh lebih tinggi.
Mereka hanya menjadi penonton di kampung halaman sendiri, tetapi sudah siap dan pantas mengambil peran sebagai aktor utama dalam menggerakkan roda ekonomi maritim di perairan ibu kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta