Kamis, 30 APRIL 2026 • 17:47 WIB

Bikin Resah Pemilik Toko, Belasan Motor Parkir Liar di Melawai Jakarta Selatan Diangkut Petugas Gabungan

Author

Gegara Parkir Liar, Petugas Gabungan di Melawai Jakarta Selatan Angkut Paksa 14 Sepeda Motor (Tiyo Surya Sakti/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa kesal saat ingin mampir ke sebuah toko, tapi akses masuknya malah terhalang oleh deretan motor yang parkir sembarangan?

Pemandangan seperti ini memang kerap menjadi makanan sehari-hari warga ibu kota. Namun, kali ini aparat nggak tinggal diam.

Pada Kamis (30/4/2026), kawasan elite Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Melawai Raya, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, mendadak ramai oleh aksi tegas petugas gabungan.

Sebanyak 14 kendaraan roda dua yang kedapatan parkir liar langsung ditertibkan tanpa ampun.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kenyamanan publik dan kelancaran usaha warga tetap menjadi prioritas utama.

Baca juga: Sudinhub Jakarta Selatan Pasang Spanduk Tolak Juru Parkir Liar, Blok M Square Kini Bebas Pungli

Penertiban yang melibatkan 30 personel gabungan dari berbagai instansi pemerintah setempat ini bukan tanpa alasan.

Fenomena parkir liar di kawasan komersial seperti Melawai memang sudah lama menjadi polemik.

Banyak pengendara yang mengambil jalan pintas memarkir motor mereka di trotoar atau bahu jalan demi menghindari biaya parkir resmi, atau sekadar malas berjalan jauh. 

Sayangnya, kebiasaan buruk ini justru merugikan pihak lain, terutama para pemilik usaha yang halaman ruko atau tokonya tertutup rapat oleh barisan kendaraan tersebut.

Operasi sapu bersih ini dipicu oleh banyaknya laporan masyarakat yang masuk ke meja Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan.

Pengendali Operasional Sudinhub Jakarta Selatan, Ebenezer Lumban Tobing, menjelaskan bahwa keluhan paling banyak datang dari para pemilik toko yang merasa sangat dirugikan.

Keberadaan motor-motor tersebut memakan sebagian besar area lahan usaha mereka, sehingga menghalangi calon pelanggan yang ingin datang berkunjung.

"Menurut keterangan pemilik toko, kendaraan roda dua yang cukup banyak tersebut mengganggu aktivitas usaha. Meskipun sudah diingatkan, pelanggaran tetap berulang," ungkap Ebenezer.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa para pelanggar ini seolah kebal terhadap teguran ringan. Akibatnya, langkah pengangkutan belasan motor tersebut menjadi opsi terakhir yang dinilai paling efektif untuk memberikan efek jera.

Menariknya, penindakan tegas ini tidak hanya difokuskan pada kendaraan yang melanggar aturan.

Akar masalah dari maraknya parkir liar sering kali bermula dari adanya oknum juru parkir tak resmi yang mengarahkan pengendara ke lokasi yang salah. 

Oleh karena itu, dalam operasi gabungan tersebut, petugas juga menyasar para juru parkir liar yang beroperasi di sepanjang Jalan Melawai Raya.

Ebenezer memaparkan bahwa pihaknya bergerak secara menyeluruh. Selain mengangkut 14 kendaraan roda dua menggunakan truk operasional, petugas juga memanggil para juru parkir liar untuk diberikan sanksi pembinaan.

Baca juga: Bikin Macet Parah! Sudinhub Jakarta Utara Angkut Paksa Belasan Kendaraan di Jalan Danau Sunter

Mereka mendapatkan teguran lisan maupun peringatan tertulis agar tidak lagi membuka lahan parkir ilegal yang mengganggu ketertiban umum.

Harapannya, tindakan komprehensif ini bisa memotong rantai pelanggaran langsung dari akarnya.

Kehadiran petugas gabungan ini rupanya disambut hangat oleh warga sekitar dan pengguna fasilitas umum. Ebenezer menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran lalu lintas kota.

"Kami bersama unsur terkait akan melakukan pemantauan berkala di lokasi lain yang berpotensi terjadi parkir liar. Semoga kegiatan ini dapat menjawab keresahan masyarakat," terangnya.

Sentimen senada juga disuarakan oleh Joko Rahman (38), salah satu warga yang mengamati jalannya penertiban.

Ia menuturkan bahwa polemik parkir di depan area komersial memang sangat rentan memicu perselisihan sosial.

Tidak jarang terjadi ketegangan karena lahan yang seharusnya menjadi akses masuk justru diserobot pihak tak bertanggung jawab.

Bahkan, kondisi ini kerap kali membuat pemilik toko sendiri kesulitan untuk sekadar memarkir kendaraannya.

"Semoga dengan penertiban ini, kondisi wilayah menjadi lebih tertib dan rapi," tandas Joko.

Apa yang terjadi di Melawai hari ini seharusnya menjadi pengingat bagi kamu dan kita semua.

Memilih tempat parkir yang resmi mungkin butuh sedikit usaha ekstra, tapi langkah kecil itu sangat berarti buat menciptakan Jakarta yang lebih nyaman dan ramah bagi semua orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU