Minggu, 17 MEI 2026 • 09:35 WIB

Bekuk Hyundai Skywalkers 3 Set Langsung, Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Partai Final AVC Champions League 2026!

Author

Jakarta Bhayangkara Presisi Menang 3 Set Langsung atas Hyundai Skywalkers (Instagram.com/@bhayangkaravolley)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan sebuah klub voli putra Indonesia berlaga di kejuaraan tingkat dunia yang sangat bergengsi?

Impian luar biasa tersebut kini resmi menjadi kenyataan! Jakarta Bhayangkara Presisi sukses mengukir sejarah baru bagi dunia olahraga tanah air setelah memastikan diri lolos ke partai puncak turnamen bola voli AVC Men's Volleyball Champions League 2026.

Tiket final ini direbut dengan susah payah usai skuad kebanggaan kita menumbangkan raksasa voli asal Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers, dengan kemenangan telak tiga set langsung (25-23, 27-25, 25-22).

Pertandingan babak semifinal yang berlangsung dramatis dan sangat menguras emosi ini digelar di GOR Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (16/5/2026) malam.

Gemuruh ribuan suporter tuan rumah yang memadati tribun rupanya sukses membakar semangat juang anak asuh pelatih Reidel Toiran sejak peluit pertama ditiupkan.

Dukungan tiada henti ini seolah menjadi pemain ketujuh di lapangan bagi Bhayangkara Presisi.

Baca juga: Preview Jakarta Bhayangkara Presisi vs Hyundai Skywalkers: Duel Panas Demi Memperebutkan Gelar Raja Asia!

Adu Gengsi dan Sengitnya Pertarungan Sejak Set Pertama

Memasuki set pembuka, Jakarta Bhayangkara Presisi tidak mau membuang waktu dan langsung menurunkan formasi terbaiknya.

Nama-nama besar di kancah voli nasional maupun internasional seperti Nizar Zulfikar, Farhan Halim, Noumory Keita, Robertlandy Simon, hingga Rok Mozic mengambil inisiatif serangan cepat.

Namun, Hyundai Skywalkers tentu tak mau menyerah begitu saja. Dimotori oleh pilar utamanya seperti Subong Heo dan Choi Minho, wakil Korsel ini memberikan perlawanan super alot hingga terjadi kejar-mengejar angka yang sangat menegangkan.

Kematangan "trio maut" andalan Bhayangkara Presisi (Keita, Simon, dan Mozic) mulai terlihat jelas di fase-fase krusial saat mereka unggul tipis 22-19.

Meski tim lawan sempat menipiskan jarak berkat blok kokoh Choi Minho yang merubah skor menjadi 23-24, sebuah spike tajam dan mematikan dari Noumory Keita sukses memecah kebuntuan.

Set pertama pun ditutup dengan skor 25-23 untuk keunggulan wakil Indonesia.

Drama Deuce di Set Kedua dan Epic Comeback di Set Ketiga

Laga bergulir semakin memanas dan mendebarkan di set kedua. Bhayangkara Presisi sempat tancap gas lewat empat servis mematikan beruntun dari Robertlandy Simon, membuat tim melesat meyakinkan 4-0 hingga menjauh di angka 11-6.

Simon membuktikan dirinya bukan hanya tajam dalam menyerang, tetapi juga solid sebagai benteng pertahanan.

Akan tetapi, Skywalkers merombak taktik menjadi lebih sabar, perlahan menyamakan kedudukan menjadi 22-22, bahkan sempat berbalik memimpin set point 24-23.

Beruntung, mental juara para pemain kita berbicara banyak. Setelah melewati ketegangan dua kali deuce, mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengunci set kedua dengan skor 27-25.

Tertinggal dua set, Hyundai Skywalkers tampil habis-habisan di set ketiga. Lewat permainan yang lebih taktis, mereka sempat memimpin 10-5 di awal laga.

Namun, Bhayangkara yang tak ingin kehilangan momentum perlahan mengejar hingga sukses menyamakan skor 16-16.

Ketegangan kembali memuncak saat kedudukan menempel ketat di angka 22-23.

Lewat smes keras Keita yang tak mampu dibendung pertahanan lawan, Bhayangkara Presisi akhirnya memastikan match point dan mengunci kemenangan di angka 25-22.

Baca juga: Jakarta Garuda Jaya Kalah 3 Set Langsung dari Wakil Iran, JTEKT Springs Aichi Telah Menunggu di Semi Final AVC Champions League 2026!

Apresiasi Pelatih dan Tiket Menuju Kejuaraan Dunia

Kemenangan krusial ini membuahkan rasa bangga yang mendalam bagi sang pelatih, Reidel Toiran, terutama atas kedisiplinan tingkat tinggi yang ditunjukkan anak asuhnya.

"Anak-anak bermain sangat luar biasa malam ini. Hyundai adalah tim yang sangat disiplin, tetapi servis mematikan dari Simon di set kedua dan penyelesaian akhir Keita menjadi pembeda," ungkap Toiran, dikutip Times Indonesia.

Di sisi lain, pelatih Hyundai Skywalkers, Blain Philippe, secara sportif mengakui kehebatan mental dan variasi serangan Bhayangkara Presisi yang dinilainya sangat agresif serta sulit diredam oleh anak asuhnya.

Kini, Jakarta Bhayangkara Presisi bersiap menantang Foolad Sirjan Iranian (Iran) di partai puncak.

Tim yang beberapa hari lalu berhasil memulangkan Jakarta Garuda Jaya di Quarter Final itu sukses meraih kemenangan melawan raksasa Jepang, JTEKT Stings Aichi, dengan skor meyakinkan 3-0.

Tidak sampai disitu, keberhasilan ini sekaligus menggoreskan tinta emas karena mereka resmi dinobatkan sebagai tim voli putra Indonesia pertama yang menembus ajang kejuaraan dunia FIVB Men's Club World Championship 2026.

Menurutmu, apakah title “Raja Asia” yang sebelumnya milik Al-Rayyan SC (Qatar) akan beralih ke genggaman Jakarta Bhayangkara Presisi?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Times Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU