JAKARTA - Pernahkah kamu merasa kurang nyaman saat berbelanja karena aroma tak sedap dari tumpukan limbah sisa sayuran?
Di pasar tradisional yang super sibuk, masalah kebersihan memang sering kali menjadi tantangan utama.
Namun, kabar baik baru saja datang untuk warga DKI Jakarta! Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya resmi mengambil langkah nyata dengan meluncurkan lima armada truk sampah baru pada Jumat (1/5/2026).
Inisiatif segar ini difokuskan untuk menyulap Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi pusat distribusi pangan yang jauh lebih bersih, sehat, dan pastinya bebas dari gunungan sampah yang mengganggu pemandangan.
Mengelola kebersihan di salah satu pusat urat nadi pangan terbesar di Indonesia tentu bukan pekerjaan yang bisa dianggap remeh.
Baca juga: Pramono Salurkan Bantuan bagi Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Kramat Jati
Bayangkan saja, setiap harinya ada ribuan pedagang yang beroperasi dengan volume transaksi jual-beli yang sangat masif.
Kebutuhan pangan warga Jakarta dan sekitarnya hampir sebagian besar bergantung pada kelancaran rantai pasok di pasar ini.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menyadari betul situasi krusial tersebut.
Ia memaparkan bahwa tingginya perputaran barang dan aktivitas manusia di pasar ini berdampak langsung pada jumlah produksi sampah harian yang sangat signifikan.
Oleh sebab itu, kehadiran lima armada baru ini dirancang sebagai solusi konkret.
"Ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung," ujar Agus.
Armada baru yang disiapkan pun tidak main-main. Masing-masing truk sampah memiliki kapasitas angkut ekstra lega, yakni mencapai 16 meter kubik.
Nantinya, truk-truk berkapasitas raksasa ini akan bertugas penuh untuk mengangkut sisa-sisa limbah organik maupun anorganik dari Pasar Induk Kramat Jati, menempuh perjalanan rutin menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang yang berada di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Bukan sekadar menambah jumlah kendaraan bermotor, Perumda Pasar Jaya nyatanya juga telah menyusun strategi operasional yang lebih cerdas.
Ke depannya, pengangkutan sampah tidak lagi dilakukan secara acak atau menunggu sampai tumpukan menggunung. Sistem yang diterapkan akan jauh lebih terstruktur dan dijadwalkan secara ketat.
Langkah proaktif ini dipastikan akan mencakup proses pengambilan sampah di seluruh zona pasar tanpa terkecuali.
Dengan begitu, tidak akan ada lagi sudut-sudut atau lorong gelap yang luput dari pantauan petugas kebersihan.
Target utamanya sangat jelas, yakni memastikan penurunan angka tumpukan sampah secara drastis.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung Kebut Revitalisasi Pasar Gardu Asem dan Kramat Jaya Makin Modern
Selain itu, upaya ini bertujuan vital untuk menekan risiko munculnya penyakit serta masalah kesehatan yang kerap mengintai dari limbah yang tidak tertangani dengan baik.
Lebih menariknya lagi, program armada kebersihan ini hanyalah fondasi awal dari rencana besar Perumda Pasar Jaya.
Agus menambahkan bahwa pihaknya akan mengintegrasikan sistem ini dengan sederet inisiatif keberlanjutan lainnya.
Mulai dari penataan ulang lingkungan pasar agar tampil lebih modern, peningkatan kualitas fasilitas sanitasi bagi pengunjung dan pedagang, hingga peluncuran program pengelolaan sampah yang berbasis daur ulang.
Kendati demikian, secanggih apa pun sistem dan alat berat yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, semuanya tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan langsung dari masyarakat luas.
Kesadaran untuk membuang limbah pada tempatnya adalah kunci utama yang tidak bisa ditawar.
Oleh karena itu, Agus turut menitipkan pesan penting bagi siapa saja yang beraktivitas di sana.
"Kami juga mengajak seluruh pedagang, pengunjung, dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan pasar, mengingat keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak," tandasnya.
Bagi kamu yang sering memborong kebutuhan dapur di sana, yuk kita mulai dukung program pelestarian lingkungan ini dari langkah paling sederhana!
Selalu ingat untuk membuang bungkus makanan atau sisa sayuran pada tempat yang disediakan.
Kalau pasar kita bersih dan rapi, pengalaman belanja kamu tentu akan terasa jauh lebih nyaman dan menyenangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta