Alfin Daniel Pratama dan Boris Kempa Jelang Quarter Final AVC Champions League 2026 (Vidio.com)
JAKARTA - Gempita kejuaraan voli tingkat Asia kembali memanas dan siap mengguncang adrenalin! Siapakah yang akan merebut tiket emas menuju babak semifinal bergengsi ini?
Pada Rabu (13/5/2026) hari ini, mata seluruh pecinta voli Tanah Air akan tertuju langsung ke Pontianak, tempat berlangsungnya laga hidup mati di perempat final atau Quarter Final AVC Champions League 2026.
Pertandingan krusial ini akan mempertemukan wakil kebanggaan Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi, melawan raksasa kuat asal Kazakhstan, Zhaiyk Uralsk VC.
Laga ini bukan sekadar adu strategi di atas kertas, tetapi juga pertarungan gengsi antar bintang lapangan.
Buat kamu yang penasaran, mari kita bedah tuntas head-to-head antara pengatur serangan andalan tuan rumah, Alfin Daniel Pratama, dengan pilar utama Zhaiyk Uralsk, Boris Kempa.
Bicara soal dapur serangan Jakarta Bhayangkara Presisi, tentu kita tidak bisa lepas dari peran vital seorang Alfin Daniel Pratama.
Berdasarkan catatan sejarah karirnya di laman Volleybox, setter muda berbakat kelahiran Jawa Timur ini memang memiliki DNA voli yang kental karena lingkungan keluarganya yang juga lekat dengan olahraga ini.
Karir profesionalnya mulai meroket dan mencuri perhatian publik saat ia tampil memukau di ajang Proliga.
Sebelum menjadi roh permainan di skuad Jakarta Bhayangkara Presisi, Alfin telah menimba ilmu, mengasah mental, dan membangun jam terbang tinggi bersama tim legendaris, Surabaya Samator.
Prestasinya pun tak main-main di kancah nasional maupun internasional. Ia telah berkali-kali mencicipi atmosfer final Proliga dan menjadi tulang punggung tim dalam meraih berbagai gelar domestik.
Di level internasional, pengalaman Alfin membawa Bhayangkara Presisi menembus grand final AVC Club Championship di musim-musim sebelumnya menjadikan mental bertandingnya sangat matang.
Umpan-umpan manjanya yang sangat presisi, cepat, dan tak tertebak selalu berhasil memanjakan para spiker untuk mendulang poin krusial bagi tim.
Di kubu seberang, Zhaiyk Uralsk VC datang dari jauh dengan membawa senjata andalan mereka, yaitu Boris Kempa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Volleybox