Kamis, 11 JUNI 2026 • 18:48 WIB

Bongkar Makna 4 Monumen Ikonik di Jakarta: Wisata Edukatif Seru Buat Akhir Pekan!

Author

Monumen Nasional (Monas) (Affan Fadhlan/Unsplash)

JAKARTA - Pernah nggak sih kamu merasa bosan hangout di coffee shop yang gitu-gitu aja setiap akhir pekan?

Nah, buat kamu warga Jakarta yang lagi cari spot jalan-jalan beda, coba deh sesekali melirik mahakarya yang berdiri gagah di tengah hiruk-pikuk kemacetan ibu kota.

Sebagai kota metropolitan, Jakarta bukan cuma soal gedung pencakar langit. Dari kacamata tata kota, Jakarta punya deretan monumen bersejarah yang secara visual sangat aesthetic dan letaknya strategis banget buat membentuk wajah kota.

Siapa yang membangun, di mana lokasinya, kapan didirikan, dan mengapa patung-patung ini ada? Sini, saya temani kamu keliling sebagai pemandu wisatamu untuk membedah 4 monumen sejarah paling ikonik di Jakarta!

1. Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional (Monas) (Mahendra Putra/Unsplash)

Kita mulai dari poros utamanya tata kota Jakarta, yaitu Monumen Nasional atau Monas.

Terletak tepat di jantung Jakarta Pusat (Medan Merdeka), Monas adalah mahakarya tata ruang yang digagas langsung oleh Presiden Soekarno pada tahun 1961.

Secara filosofis, bentuk tugu ini melambangkan lingga dan yoni (simbol kesuburan dan keabadian).

Puncaknya yang dilapisi emas murni seberat puluhan kilogram merepresentasikan kobaran api semangat perjuangan rakyat Indonesia yang nggak pernah padam.

Saat kamu berdiri di pelatarannya, kamu bisa melihat bagaimana jalan-jalan utama ibu kota didesain berpusat pada tugu setinggi 132 meter ini. Sebuah masterpiece tata kota sejati!

Baca juga: Sambut HUT DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung Siap Gelar Haul Ulama Betawi di Monas hingga Tambah Sekolah Swasta Gratis!

2. Monumen Pembebasan Irian Barat

Monumen Pembebasan Irian Barat (Wikipedia)

Bergeser sedikit ke arah timur dari Monas, tepatnya di Lapangan Banteng, kamu akan menemukan sebuah patung perunggu yang posenya sangat ekspresif.

Monumen Pembebasan Irian Barat ini menampilkan sosok manusia yang sedang memutus rantai di tangan dan kakinya sambil berteriak lepas.

Dibangun pada tahun 1962, monumen ini dibuat untuk mengenang para pahlawan (Tri Komando Rakyat) yang berjuang membebaskan Irian Barat dari cengkeraman Belanda.

Dari segi tata ruang, patung ini sekarang berada di tengah taman terbuka hijau yang baru saja direvitalisasi, membuatnya jadi spot yang super asik buat nongkrong sore, jogging, atau sekadar hunting foto.

3. Monumen Dirgantara (Patung Pancoran)

Monumen Dirgantara (Patung Pancoran) (Nova Wahyudi/ANTARA FOTO)

Kalau kamu sering terjebak macet di kawasan Jakarta Selatan, pastinya kamu sudah nggak asing dengan patung yang satu ini.

Baca juga: CFD Rasuna Said Makin Seru! Ada Ondel-Ondel dan Mainan Tradisional yang Siap Bikin Kamu Nostalgia

Terletak persis di simpang bundaran Pancoran, Monumen Patung Dirgantara atau yang lebih akrab disebut Patung Pancoran ini punya cerita yang mind-blowing.

Patung yang diarsiteki oleh Edhi Sunarso pada 1964 ini menggambarkan keberanian, keperkasaan, dan kejayaan dunia kedirgantaraan Indonesia.

Tangan patung ini menunjuk lurus ke arah utara, yang dulunya merupakan lokasi Bandar Udara Internasional Kemayoran.

Sedihnya, pembangunan patung ini sempat terhenti karena masalah dana, sampai-sampai Soekarno harus menjual mobil pribadinya.

Kehadiran patung ini di titik temu arus lalu lintas menjadikan kawasan Pancoran sebagai salah satu landmark paling dinamis di Jakarta.

4. Monumen Pancasila Sakti

Monumen Pancasila Sakti (Wikipedia)

Berbeda dengan tiga monumen sebelumnya yang berada di tengah hiruk-pikuk lalu lintas, Monumen Pancasila Sakti yang berlokasi di Lubang Buaya, Jakarta Timur ini menawarkan suasana yang jauh lebih hening dan reflektif.

Tempat ini dibangun untuk mengenang tujuh Pahlawan Revolusi yang gugur pada peristiwa kelam G30S/PKI di tahun 1965.

Secara tata letak, monumen ini dikelilingi taman yang rindang dan museum diorama. Mengunjungi tempat ini bakal memberikan kamu vibes merinding sekaligus rasa respect yang luar biasa terhadap sejarah bangsa.

Area ini didesain agar setiap pengunjung yang datang bisa merenung, belajar, dan memastikan sejarah kelam tersebut tidak terulang.

Nah, itu dia kurasi 4 monumen sejarah di Jakarta yang menyimpan nilai filosofis dan desain tata ruang kota yang brilian.

Jadi, sudah kepikiran mau ngajak teman atau crush kamu wisata sejarah ke mana akhir pekan ini? Tetap bangga jadi warga Jakarta yang melek sejarah, ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU