Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno (Reza Pratama Putra/Berita Jakarta)
JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan seperti apa wujud Jakarta beberapa tahun ke depan setelah tak lagi menyandang status ibu kota negara?
Menjelang usia setengah milenium, kota kita ini ternyata justru makin bersolek! Tepat pada perayaan HUT ke-499 Jakarta, Senin (22/6/2026), Wakil Gubernur Rano Karno membeberkan visi ambisius Pemprov DKI dalam Rapat Paripurna DPRD.
Nggak cuma bernostalgia soal masa lalu, momen historis ini jadi ajang pembuktian bahwa Jakarta siap bertransformasi penuh menjadi Kota Global dan Pusat Perekonomian Nasional yang makin pro terhadap kesejahteraan warganya.
Yuk, intip apa saja rencana keren dan rentetan pencapaian yang sudah diraih kota kesayangan kita ini!
Di tengah naik-turunnya kondisi ekonomi global, kamu bisa sedikit bernapas lega karena Jakarta tetap menunjukkan daya tahan yang luar biasa.
Baca juga: DPRD DKI Optimis Jakarta Siap Masuki Era Baru Kota Kelas Dunia!
Pada kuartal pertama tahun 2026 ini, ekonomi Jakarta sukses tumbuh di angka 5,59 persen dan menyumbang hingga 16,67 persen untuk perekonomian nasional.
Tapi, angka ekonomi yang gemilang ini pastinya nggak akan bermakna jika tidak diimbangi oleh pembangunan manusia.
Oleh karena itu, Rano Karno menegaskan bahwa Pemprov DKI saat ini sangat fokus pada tiga aspek krusial untuk warganya.
Buat kamu yang sering ngeluh soal macet, Rano mengungkap kalau Pemprov terus menggenjot penyelesaian transportasi publik kekinian, seperti MRT Fase 2A dan LRT Fase 1B.
Semuanya dikonsep untuk mendukung kota berbasis transit yang langsung terhubung dengan kawasan ekonomi, hunian, dan ruang publik yang terintegrasi di simpul-simpul strategis seperti Dukuh Atas.
Kerennya lagi, pembangunan pesat ini sukses memangkas jumlah kawasan kumuh secara drastis! Dari yang awalnya mencapai 445 RW pada 2017, kini tersisa 211 RW saja di tahun 2026.
Revitalisasi taman, penataan trotoar, perluasan area resapan air, sampai gerakan pemilahan sampah dari level rumah tangga terus didorong agar Jakarta makin layak huni dan eco-friendly.
Walau lagi tancap gas berkolaborasi dengan kota-kota dunia seperti Shenzhen, Singapura, London, Berlin, hingga Guangzhou, Jakarta pantang kehilangan jati dirinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta